Tangerang – Maxwell Leadership Indonesia memperkuat komitmennya dalam mencetak pemimpin masa depan melalui akuisisi GOVOKASi, sebuah platform yang fokus pada program magang dan pembelajaran berbasis pengalaman. Pengumuman strategis ini disampaikan bersamaan dengan MD Co (Million Dollar Company) pada Kamis lalu.

Sebagai bagian dari integrasi ini, Stephen Sebastian, salah satu pendiri GOVOKASi, didapuk sebagai Chief Transformation Officer (CTO) di Maxwell Corporate Solutions Group. Dalam kapasitas barunya, Sebastian akan memimpin transformasi organisasi dan mempercepat pengembangan kepemimpinan di berbagai sektor industri.

David Tjokrorahardjo, Founder Maxwell Leadership Indonesia, menyambut baik sinergi ini. “Bangga banget, GOVOKASi, MD Co, dan Maxwell Leadership Indonesia secara resmi menjadi satu keluarga besar,” ujarnya saat peresmian yang berlangsung di acara Maxwell Mentorship: Awakening The Leader Within You di Mall Alam Sutera.

Merry Riana, Faculty Member Maxwell Leadership Indonesia, menyoroti peran krusial GOVOKASi dalam menjembatani kesenjangan antara dunia pendidikan dan dunia kerja bagi generasi muda. Ia menekankan pentingnya bagi generasi muda untuk menggali potensi diri dan menjadi individu yang unggul serta tangguh.

“Anak muda harus KEPO (Kenali Potensi). Ini cara mereka untuk bisa mengenali potensi mereka apa, bisa turun ke lapangan untuk lihat teori dan di lapangan berbeda,” kata Riana, menekankan perlunya pengalaman praktis untuk melengkapi pengetahuan teoritis.

Lebih lanjut, Riana mendorong generasi muda untuk menumbuhkan pola pikir juara dan menjadikan pengembangan diri sebagai prioritas utama. “Being average is easy. Kalau mau jadi unggul, harus berpikir kritis untuk mencoba lebih dari orang lain. Always be more than expected, tangguh dan pantang menyerah. Kita harus terbentur, terbentur, baru bisa terbentuk,” imbuhnya.

Acara peresmian tersebut dihadiri oleh ratusan peserta dan dipandu oleh David Tjokrorahardjo dan Merry Riana.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.