Padang – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padang menyoroti pentingnya menjaga ketertiban umum selama bulan Ramadan, terutama dengan adanya libur sekolah hingga 24 Maret. Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Mastilizal Aye, mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan.

Fokus utama imbauan tersebut adalah pencegahan tawuran remaja yang kerap terjadi selama bulan puasa. Mastilizal menekankan bahwa tindakan preventif harus digalakkan oleh berbagai pihak, termasuk aparat kepolisian, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta tokoh-tokoh masyarakat. “Kita tidak ingin Kota Padang tercoreng oleh aksi tawuran yang tidak jelas tujuannya,” tegasnya, seraya menambahkan bahwa antisipasi dini sangat krusial agar tidak terjadi kelengahan di tengah fokus masyarakat dalam menjalankan ibadah.

Selain isu keamanan, Mastilizal juga menyinggung tentang penegakan aturan bagi pelaku usaha. Ia mengimbau pemilik usaha kuliner untuk tidak membuka warung makan secara terbuka pada siang hari, serta meminta agar hiburan malam ditiadakan sementara waktu. Hal ini, menurutnya, bertujuan untuk menghormati kekhusyukan ibadah selama bulan Ramadan. “Antisipasi sejak dini sangat diperlukan agar kita tidak kecolongan saat fokus pada kegiatan ibadah lainnya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Mastilizal mengajak seluruh warga Kota Padang, tanpa memandang latar belakang agama, untuk mempererat rasa saling menghargai. Ia menekankan bahwa menjaga kondusivitas kota merupakan tanggung jawab bersama, tidak hanya selama bulan Ramadan, tetapi juga di sepanjang waktu.

“Mari kita jalankan ibadah puasa ini dengan sebaik-baiknya,” ajaknya, dengan harapan agar amal ibadah masyarakat dapat bertambah dan keharmonisan antarumat beragama di Kota Padang tetap terjaga dengan baik.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.