Valencia – Jorge Martin, peraih gelar juara dunia MotoGP 2024, kini mengalihkan fokusnya ke musim 2026 setelah mengalami musim 2025 yang penuh dengan tantangan dan cedera. Pembalap berusia 27 tahun tersebut mengakui serangkaian kemalangan telah menghambat performanya bersama tim Aprilia.

Kepindahan Martin dari Pramac Ducati ke Aprilia sempat menjadi perhatian, namun musim 2025 justru menjadi periode yang sulit. Serangkaian cedera yang dialaminya berdampak signifikan pada penampilannya di lintasan.

Sepanjang musim, Martin tercatat mengalami empat cedera serius, yang secara langsung memengaruhi posisinya di klasemen akhir. Akibatnya, ia hanya mampu menempati urutan ke-21.

Bahkan sebelum musim dimulai, nasib kurang baik sudah menimpa Martin. Ia mengalami kecelakaan saat tes pramusim dan kembali cedera saat sesi latihan, yang menyebabkan penundaan debutnya bersama Aprilia.

Rentetan kecelakaan terus menghantui Martin. Insiden lain menyebabkan patahnya 11 tulang rusuk, yang memaksanya absen dalam waktu yang cukup lama.

Setelah sempat kembali membalap dan menunjukkan performa menjanjikan di Brno, Martin kembali harus dirawat di rumah sakit akibat kesalahan saat start sprint race di Motegi.

Selain masalah di lintasan, upaya yang gagal untuk keluar dari kontrak dengan Aprilia dan bergabung dengan tim pabrikan Honda semakin memperumit situasi yang dihadapinya.

Meskipun menghadapi berbagai kesulitan, Martin menegaskan bahwa ia tidak pernah mempertanyakan mengapa semua ini terjadi padanya. Ia memilih untuk menerima semua kejadian sebagai bagian dari perjalanan seorang pembalap profesional. “Tidak ada gunanya terjebak dalam pikiran mempertanyakan keadaan,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa hal terpenting adalah memahami apa yang telah terjadi dan mengapa, sehingga kesalahan serupa tidak akan terulang di masa depan. Martin memilih untuk fokus ke depan dan mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk musim berikutnya.

Martin menegaskan bahwa ia tidak ingin terus terlarut dalam masa-masa sulit yang telah dilaluinya. Kehadirannya di Valencia saat ini adalah untuk membangun setelan motor dan mempersiapkan diri menyongsong musim baru.

Sebagai informasi tambahan, Martin bergabung dengan Aprilia setelah meraih gelar juara dunia MotoGP 2024, mengalahkan Francesco Bagnaia. Tim Aprilia sendiri sempat mengalami kesulitan di awal musim 2025. Namun, pembaruan yang dilakukan di pertengahan musim membuat motor RS-GP menjadi lebih kompetitif dan mampu meraih kemenangan.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.