Jeddah – Bintang muda Timnas Indonesia, Marselino Ferdinan, terlihat menonton pertandingan skuad Garuda melawan Arab Saudi melalui siaran televisi dari rumah, setelah timnya menelan kekalahan tipis 3-2 di Jeddah, Kamis (9/10) dini hari WIB. Momen ini menjadi sorotan lantaran Marselino tidak masuk dalam daftar pemain yang dipanggil.

Dalam sebuah unggahan di media sosial, pemain berusia 20 tahun itu tampak santai bersama beberapa rekannya. Suasana akrab dan penuh tawa tersaji saat mereka menyaksikan laga yang berlangsung di Stadion King Abdullah Sports City tersebut.

Salah satu teman sempat menggoda Marselino dengan logat khas Jawa Timur, “He dan*** koe ra main, ayo pemanasan cuk, ndang!” Candaan itu sontak disambut senyum oleh Marselino.

Di balik kelucuan tersebut, terselip fakta bahwa Marselino adalah salah satu pemain kunci dalam pertemuan Indonesia dengan Arab Saudi sebelumnya. Ia tampil penuh percaya diri, menjadi motor serangan, dan berperan besar dalam kemenangan bersejarah 2-0 di Jakarta tahun lalu.

Namun, di bawah kepemimpinan pelatih baru Patrick Kluivert, nama Marselino tidak masuk dalam daftar skuad untuk dua laga awal babak keempat kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia melawan Arab Saudi dan Irak.

Keputusan ini memicu beragam reaksi. Banyak pihak memahami bahwa Kluivert tengah melakukan penyesuaian dan menilai keseimbangan tim. Di sisi lain, absennya Marselino dianggap meninggalkan celah kreativitas di lini tengah, terutama pada fase transisi menyerang yang menjadi ciri khas permainan Indonesia sebelumnya.

Pertandingan di lapangan sendiri berlangsung menegangkan. Indonesia dua kali mendapat penalti lewat aksi Kevin Diks, namun tetap harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor akhir 3-2. Kiper Maarten Paes tampil gemilang dengan tujuh penyelamatan, tetapi tekanan bertubi-tubi dari lini depan Arab Saudi akhirnya menentukan hasil.

Marselino, yang kini berkarier di Eropa, tampak tetap antusias dan mendukung Timnas Indonesia. Momen ini menegaskan kedekatan emosionalnya dengan timnas, sesuatu yang tidak luntur meski ia sedang tidak mengenakan seragam merah-putih.

Kini, perhatian beralih ke pertandingan berikutnya melawan Irak pada akhir pekan ini, yang bisa menjadi penentu langkah Indonesia di Grup B kualifikasi Piala Dunia 2026.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.