
Misano – Pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez, gagal finis dalam balapan sprint MotoGP San Marino 2025 di Sirkuit Misano, Italia, Sabtu, 14 September 2025. Hasil ini mengakhiri rentetan delapan kemenangan sprint beruntun yang sebelumnya ia raih.
Marquez mengakui bahwa ia “terlalu memaksa” saat insiden kecelakaan itu terjadi. Mengawali balapan dari posisi keempat, ia sempat memimpin sprint selama sembilan tikungan sebelum terjatuh di tikungan ke-15 pada lap keenam dari total 13 lap. Marco Bezzecchi kemudian menyalipnya dan akhirnya menjadi juara.
Kegagalan ini menandai kali pertama Marquez tidak meraih podium dalam 16 balapan sprint musim ini. Pembalap asal Spanyol itu menerima hasil tersebut dengan tenang.
“Kecelakaan ini khas sirkuit Misano,” ujar Marquez. Ia menjelaskan bahwa ia “terlalu memaksa” dan “sedikit melebar di tikungan ke-15” menjadi penyebab insiden tersebut.
Ia melanjutkan, apa yang biasa berhasil dalam sprint sebelumnya, kali ini tidak. “Tidak ada yang sempurna. Sebenarnya, saya mengambil banyak risiko dalam Sprint musim ini, dan selalu berhasil.”
“Sejak Austria tahun lalu, saya tidak pernah membuat kesalahan dalam Sprint. Tapi hari ini hal itu terjadi,” kata Marquez. “Saya melakukan hal paling sulit, yaitu memimpin balapan, tapi mungkin saya tidak memperhatikan suhu ban yang masih terlalu panas, karena beberapa tikungan sebelumnya saya melewati Bezzecchi.”
Meski tidak finis, Marc Marquez masih kokoh memimpin klasemen pembalap MotoGP 2025 dengan total 487 poin. Ia dibayangi adiknya, Alex Marquez, yang berada di posisi kedua dengan 305 poin.
Balapan utama MotoGP San Marino 2025 akan berlangsung pada Minggu malam, 14 September.












