Brighton – Manchester City kembali menelan pil pahit kekalahan di pekan ketiga Liga Inggris musim 2025/2026. Sang juara bertahan takluk 2-1 di kandang Brighton, Amex Stadium.

Sempat unggul lebih dulu melalui gol Erling Haaland, The Citizens gagal mempertahankan keunggulan. Gol Haaland tersebut menjadi gol ke-88-nya dalam 100 penampilan di Liga Inggris.

City sebenarnya mendominasi pertandingan hingga menit ke-60. Namun, perubahan strategi dari pelatih Brighton, Fabian Hurzeler, dengan memasukkan empat pemain baru mengubah jalannya laga.

James Milner berhasil menyamakan kedudukan melalui titik penalti pada menit ke-67. Kemudian, Brajan Gruda memastikan kemenangan Brighton dengan golnya di menit ke-89, memanfaatkan umpan dari Mitoma.

“Kami kebobolan gol dan setelah itu, momentumnya berubah. Kami bermain bagus selama satu jam, lalu setelah setengah jam terakhir, performa kami menurun,” ujar Pep Guardiola kepada Sky Sports. Ia menambahkan, timnya lupa mengoper bola dan terlalu sering memainkan bola-bola panjang.

Akibat kekalahan ini, Manchester City kini berada di peringkat 13 dengan tiga poin. Sementara Brighton naik ke posisi 11 dengan empat poin.

Kekalahan ini menjadi start terburuk bagi Manchester City sejak musim 2004/2005. Pada musim tersebut, mereka hanya meraih satu hasil imbang dan dua kekalahan di tiga laga awal, sebelum akhirnya finish di peringkat 8.

Bagi Pep Guardiola, ini juga menjadi awal musim terburuk sejak memulai karier kepelatihannya pada 2008/2009 bersama FC Barcelona. Start terburuknya bersama Barca adalah satu kekalahan, satu imbang, dan satu kemenangan, meskipun pada akhirnya mereka berhasil meraih gelar juara Liga Spanyol.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.