Padang – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Padang mengambil langkah strategis untuk meningkatkan mutu pendidikan dengan meneken Perjanjian Kinerja (Perkin) tahun 2026. Penandatanganan ini melibatkan seluruh elemen pendidik dan tenaga kependidikan madrasah.
Sebanyak 117 guru dan 26 tenaga kependidikan secara resmi membubuhkan tanda tangan pada dokumen Perkin tersebut. Acara penandatanganan berlangsung di Aula Abu Bakar Shiddiq pada Rabu (14/1/2026).
Kepala MAN 2 Padang, Ahmad Asdi, menyatakan bahwa perjanjian kinerja ini merupakan fondasi penting bagi pelaksanaan program dan kegiatan madrasah di tahun mendatang. “Tujuan perjanjian kinerja ini adalah sebagai kesepakatan pelaksanaan program kerja tahun 2026 yang disesuaikan dengan fungsi dan tugas masing-masing,” ungkapnya.
Perkin ini akan menjadi pedoman utama bagi seluruh guru dan tenaga kependidikan dalam menjalankan tugas sehari-hari. Asdi menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap perjanjian kinerja ini. “Guru dan pegawai wajib berpedoman pada perjanjian kinerja ini. Jika ada tugas tambahan, itu tetap harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab,” tegasnya.
Lebih lanjut, Asdi menjelaskan bahwa Perkin bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme, disiplin, dan akuntabilitas seluruh unsur madrasah. Langkah ini diambil sebagai upaya untuk memberikan layanan pendidikan yang berkualitas.
Pihak madrasah berharap seluruh program kerja MAN 2 Padang tahun 2026 dapat terlaksana secara optimal, terukur, dan memberikan dampak positif bagi peningkatan mutu pendidikan serta prestasi madrasah. Program-program yang tertuang dalam perjanjian kinerja ini disusun berdasarkan Rencana Kerja Madrasah.










