Padang – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) berfokus pada peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya gizi seimbang, terutama dalam menghadapi permasalahan stunting dan obesitas. Hal ini menjadi sorotan utama dalam peringatan Hari Gizi Nasional (HGN) ke-66 yang diselenggarakan di halaman Kantor Gubernur pada hari Kamis.

Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, menyampaikan bahwa kurangnya pemahaman masyarakat mengenai gizi seimbang menjadi salah satu faktor utama penyebab masalah stunting dan obesitas di wilayahnya. Ia menekankan, “Kesadaran masyarakat tentang makanan bergizi harus terus kita tingkatkan. Karena kualitas gizi yang baik akan berdampak langsung pada kualitas kesehatan dan produktivitas masyarakat.”

Selain itu, Mahyeldi juga menyoroti pentingnya sinergi antara program peningkatan gizi dengan sektor pendidikan. Menurutnya, integrasi ini akan menghasilkan generasi yang tidak hanya sehat, tetapi juga cerdas dan siap menghadapi tantangan di masa depan. “Kita berharap upaya pemenuhan gizi ini bisa terintegrasi dengan dunia pendidikan, sehingga anak-anak kita tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Pemerintah daerah berharap Persatuan Ahli Gizi (Persagi) Sumbar dapat terus berperan aktif dalam memberikan edukasi dan intervensi yang tepat sasaran kepada masyarakat. Lebih lanjut, Mahyeldi menekankan pentingnya sinergi antara program peningkatan gizi di daerah dengan Program Makan Bergizi Gratis yang dijalankan pemerintah pusat. Ia mengungkapkan, “Program Makan Bergizi Gratis perlu kita sinergikan bersama, sehingga sejalan dengan cita-cita Bapak Presiden dan mampu meningkatkan kualitas gizi masyarakat secara berkelanjutan.”

Ketua DPD Persagi Sumbar, Gusnedi, menegaskan bahwa pemenuhan gizi sejak dini sangat krusial dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas. Ia juga menekankan pentingnya pemanfaatan pangan lokal dan kolaborasi lintas sektor dalam mengatasi tantangan gizi. “Pemenuhan gizi sedari dini, itu penting. Makanan sehat tidak mesti yang mahal, itu ada bisa didapati dari pangan lokal,” tegasnya.

Peringatan HGN ke-66 di Sumbar mengusung tema “Penuhi Gizi Seimbang dengan Pangan Lokal” dan dirangkaikan dengan berbagai kegiatan, termasuk pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat. Mahyeldi juga mengingatkan, “Peringatan Hari Gizi ini mengingatkan kita semua agar lebih peduli terhadap gizi seimbang dan pola makan sehat. Inilah yang akan menjadi kunci dalam menyiapkan generasi emas Indonesia pada 2045.”

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.