Lubuk Basung – Sebuah video yang menampilkan Yeli Putriani, seorang mahasiswi asal Kampung Siti Manggopoh, Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam, viral di media sosial, memicu rasa ingin tahu dari berbagai pihak. Ungkapan “terima kasih Al Azhar” yang dilontarkan Yeli dalam video tersebut menjadi perbincangan hangat.
Pemerintah Nagari Manggopoh dan anggota DPRD Sumatera Barat turut serta dalam upaya mengumpulkan informasi terkait identitas Yeli. Wali Nagari Manggopoh, Zahmas Ari Tuanku Sidi, pada Rabu (28/1), menyatakan bahwa pihaknya tengah “menelusuri dimana alamat putri tersebut” guna memperoleh informasi lebih rinci mengenai latar belakangnya.
Senada dengan hal tersebut, Ridwan A.Md Dt Tumbijo, anggota DPRD Sumatera Barat, mengonfirmasi bahwa ia juga sedang berupaya mencari informasi yang jelas mengenai Yeli.
Selain dikenal atas pidatonya, Yeli juga tercatat pernah meraih prestasi gemilang sebagai juara pertama Tahfiz Quran di Mesir pada tahun 2022. Yeli Putriani berasal dari Kampung Siti Manggopoh, tempat kelahirannya dan tempat ia dibesarkan di tengah lingkungan yang alami.
Al Quran menjadi pedoman hidup bagi Yeli Putriani. Sejak usia dini, ia telah terbiasa dengan lantunan ayat suci Al Quran. Suara merdu dari surau kampung menjadi bagian tak terpisahkan dari masa kecilnya, yang kemudian menumbuhkan tekad kuat untuk menghafal dan mengamalkan Al Quran.
Dalam kesunyian malam, Yeli terus tekun belajar, menjadikan setiap ayat sebagai doa. Perjalanannya membawanya ke Mesir, di mana ia menimba ilmu dan meraih prestasi yang membanggakan, termasuk meraih juara pertama Tahfiz Quran.
Kemenangan tersebut diraih berkat ketulusan hati, doa dari orang tua, serta kesabaran yang tak kenal lelah. Yeli memaknai setiap keberhasilan yang diraihnya sebagai amanah untuk terus berkhidmat.
Kini, Yeli Putriani menjadi sumber inspirasi bagi generasi muda. Ia mengajarkan bahwa prestasi sejati bukan hanya tentang penghargaan semata, melainkan tentang bagaimana menjadikan ilmu sebagai jalan menuju Allah SWT. Dari Agam hingga Mesir, Yeli tetap menunjukkan sikap rendah hati, bersyukur, dan berpegang teguh pada ajaran agama Islam.











