Padang – Mahasiswa KKN Universitas Negeri Padang (UNP) menciptakan alat pengangkat sampah otomatis di Nagari Desa Baru, Pasaman Barat. Inovasi ini diharapkan menjadi solusi masalah sampah di saluran irigasi.

Alat berbasis conveyor ini mampu mengangkat sampah dari air ke darat tanpa tenaga manusia.

Sandi, mahasiswa FMIPA UNP, menjelaskan alat ini menggunakan sistem belt yang digerakkan motor listrik. Sampah yang terbawa arus akan tersaring dan diangkat ke darat.

Uji coba alat di salah satu titik irigasi berhasil mengangkat berbagai jenis sampah, seperti plastik dan limbah organik.

Selain menciptakan alat pengangkat sampah, mahasiswa KKN UNP juga mengolah sampah menjadi paving block ramah lingkungan.

Limbah organik dan anorganik dicampur semen, lalu dicetak menjadi paving block yang berkualitas baik untuk area taman, trotoar, dan jalan setapak.

“Selain membersihkan lingkungan, kami juga menciptakan nilai ekonomis dari sampah,” ujar salah satu anggota tim KKN.

Tokoh masyarakat, Sarmanda, mengapresiasi inovasi mahasiswa UNP. Ia berharap alat pengangkat sampah otomatis ini bisa diproduksi lebih banyak dan dimanfaatkan di wilayah lain.

Mahasiswa juga mengadakan pelatihan pembuatan paving block kepada warga agar inovasi ini berlanjut. Warga berharap dukungan dari pemerintah daerah dan swasta untuk pengembangan inovasi ini.

“Kami ingin inovasi ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa KKN lainnya,” tutup Sandi.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.