Madura – Semen Padang FC mengalami pukulan berat dalam upaya mereka untuk keluar dari zona degradasi Liga 1, setelah dikalahkan Madura United dengan skor telak 5-1 pada pertandingan yang berlangsung Minggu (28/12/2025) di Stadion Gelora Ratu Pamelingan. Kekalahan ini menyoroti masalah mendalam yang dihadapi tim berjuluk Kabau Sirah tersebut.
Dominasi Madura United terlihat jelas sejak peluit awal dibunyikan. Tuan rumah langsung menekan dan berhasil membuka keunggulan melalui gol cepat yang dicetak oleh Lulinha pada menit ke-5.
Keunggulan tersebut semakin meningkatkan kepercayaan diri Madura United. Mendonca berhasil menggandakan skor pada menit ke-14, dan hanya satu menit kemudian, Jordy Wehrmann memperlebar jarak menjadi 3-0. Disebutkan bahwa dua gol cepat ini berdampak signifikan pada mental para pemain Semen Padang FC.
Lulinha kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-79, dan Balotelli menambah keunggulan Madura United melalui tendangan penalti pada menit ke-72. Semen Padang FC hanya mampu memperkecil ketertinggalan melalui gol yang dicetak oleh Cornelius Steward pada menit ke-56.
Salah seorang pemain Semen Padang FC mengakui bahwa timnya “kesulitan mengembangkan permainan” akibat solidnya lini tengah dan pertahanan Madura United yang membuat setiap upaya serangan selalu gagal.
Kekalahan ini menjadi kejutan tersendiri, mengingat Semen Padang FC memiliki catatan pertemuan yang lebih baik dengan Madura United. Selain itu, mereka juga baru saja meraih kemenangan penting atas Persija Jakarta pada pertandingan sebelumnya.
Akibat hasil ini, Semen Padang FC gagal memperbaiki posisi mereka di klasemen dan tetap terperosok di zona degradasi. Dari 15 pertandingan yang telah dimainkan, mereka hanya mampu meraih tiga kemenangan, satu hasil imbang, dan menelan 11 kekalahan.
Sebaliknya, Madura United berhasil naik satu peringkat ke posisi ke-13 klasemen sementara. Mereka kini mengumpulkan 17 poin dari 15 pertandingan, hasil dari empat kemenangan, lima kali imbang, dan enam kekalahan.











