Padang – Pelayanan air minum di Kota Padang terganggu akibat banjir yang menimbun seluruh intake Perumda Air Minum (AM).
Hujan deras sejak Senin malam (24/11/2025) menyebabkan sungai meluap dan menutupi sumber air baku dengan lumpur serta material banjir.
Direktur Perumda AM Padang, Hendra Pebrizal, menyatakan petugas sedang berupaya membersihkan intake yang terdampak.
Beberapa intake yang tertimbun meliputi Paraku, Lubuk Minturun, dan Jawa Gadut.
Kondisi ini menghentikan proses pengolahan air dan berdampak pada pelayanan di hampir seluruh wilayah Kota Padang.
Perumda AM Padang mengimbau pelanggan untuk menampung dan menghemat air.
“Hal yang terjadi murni faktor alam,” ujar Hendra, seraya menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan ini.











