Agam – Hujan deras picu longsor, jalur Padang-Bukittinggi via Malalak ditutup total sejak Senin (24/11/2025). Penutupan dilakukan pihak kepolisian akibat longsor yang terjadi di beberapa titik.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadis Kominfo) Agam, Roza Syafdefianti menjelaskan, longsor menyebabkan jalur utama tersebut terputus di tiga titik. “Kondisi ini sudah dilaporkan ke Dinas PU Provinsi Sumbar. Insya Allah, siang (besok) alat berat datang dari Batu Sangkar,” jelasnya.
Roza merinci, titik longsor pertama berada di Jorong Pahambatan, Nagari Balingka. Kemudian, titik kedua di Ambacang, Jorong Limo Badak, Nagari Malalak Timur, dan titik ketiga di Jorong Campago, Nagari Malalak Utara.
Disebutkannya, titik longsor terparah berada di Jorong Pahambatan. Di lokasi ini, jalan provinsi amblas sepanjang 70 meter dengan kedalaman mencapai 40 meter. Akibatnya, warga Malalak yang akan menuju Bukittinggi terpaksa memutar melalui Padang Panjang.
Roza menambahkan, Kabupaten Agam dalam dua hari terakhir dilanda bencana banjir dan tanah longsor di sejumlah kecamatan. Hingga Senin malam (24/11/2025), curah hujan masih tinggi di wilayah Agam.










