Jakarta – Pemilik Liverpool, Tom Werner, mengungkapkan bahwa klubnya sempat mempertimbangkan untuk melepas Mohamed Salah dan Virgil van Dijk secara gratis pada bursa transfer musim panas lalu. Hal ini terjadi jika negosiasi kontrak baru kedua pemain tersebut menemui jalan buntu.

Pengakuan ini muncul di tengah performa kurang memuaskan Liverpool musim ini, yang berimbas pada kritikan terhadap kontribusi Salah dan Van Dijk.

Werner mengakui Liverpool berada dalam posisi sulit karena kontrak kedua pemain bintang itu hampir habis. Negosiasi perpanjangan kontrak berjalan alot di tengah upaya klub bersaing meraih gelar Liga Inggris.

Werner menegaskan bahwa Fenway Sports Group (FSG), selaku pemilik Liverpool, siap mengambil risiko kehilangan Salah dan Van Dijk tanpa biaya transfer. Keputusan ini akan diambil jika tuntutan kontrak keduanya tidak sesuai dengan kemampuan finansial klub.

Menurut laporan Daily Mail, keberhasilan negosiasi tak lepas dari peran Direktur Olahraga Liverpool, Richard Hughes. Werner memuji kesabaran dan pendekatan profesional Hughes dalam menghadapi agen pemain.

FSG juga siap menghormati keputusan Hughes jika menilai jarak negosiasi terlalu besar. “Kami sangat senang ketika kontrak baru Mo dan Virgil akhirnya selesai. Tapi Anda tahu? Jika Richard menelepon dan berkata, ‘Jurangnya terlalu besar,’ saya juga akan menghormatinya,” kata Werner kepada The Athletic.

Meskipun kesepakatan akhirnya tercapai, performa Salah dan Van Dijk terus menjadi sorotan seiring dengan performa Liverpool yang menurun.

Wayne Rooney, mantan pemain Manchester United, bahkan menilai kedua pemain senior tersebut gagal menunjukkan kepemimpinan di lapangan. Rooney menyoroti bahasa tubuh keduanya yang dianggap mengkhawatirkan dan berdampak buruk pada tim.

Media Jerman, Bild, juga menyoroti performa Salah yang dinilai terlalu individualis, sehingga menyulitkan rekrutan baru, Florian Wirtz, untuk beradaptasi. Wirtz belum mencatatkan gol maupun assist dalam 11 laga Premier League musim ini.

Liverpool saat ini berada di posisi kedelapan klasemen Premier League, terpaut delapan poin dari Arsenal. Mantan bek Liverpool, Jamie Carragher, menyarankan agar klub memperkuat lini belakang pada bursa transfer Januari jika ingin menjaga peluang lolos ke Liga Champions musim depan. “Saya pikir jika Liverpool tidak merekrut seorang bek pada bulan Januari, mereka bisa gagal lolos ke Liga Champions,” kata Carragher.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.