Padang – Liverpool dikabarkan membidik bek tengah Inter Milan, Alessandro Bastoni, untuk memperkuat lini pertahanan mereka. Inkonsistensi di sektor belakang menjadi alasan utama The Reds melirik pemain asal Italia tersebut.
Menurut laporan, pemain berusia 26 tahun itu dinilai sebagai salah satu bek paling komplet di Eropa. Kemampuan membaca permainan, distribusi bola yang presisi, dan pergerakan taktis yang adaptif menjadi daya tarik utama Bastoni.
Namun, upaya Liverpool untuk mendapatkan Bastoni tidak akan mudah. Inter Milan disebut hanya bersedia melepas sang pemain dengan harga sekitar 100 juta Euro atau sekitar Rp 1,76 triliun.
Nilai transfer tersebut menjadi pertimbangan serius bagi manajemen Liverpool. Pasalnya, klub asuhan Arne Slot itu telah mengeluarkan lebih dari 450 juta Euro (sekitar Rp 7,9 triliun) untuk rekrutan besar pada bursa transfer musim panas lalu.
Liverpool kini fokus mencari pengganti jangka panjang bagi Virgil van Dijk, yang telah memasuki fase akhir kariernya. Bastoni dinilai memiliki karakteristik serupa dengan Van Dijk, tenang dalam tekanan, mampu memimpin lini pertahanan, dan mahir membangun serangan dari lini belakang.
Inter Milan saat ini berada dalam posisi yang kuat di Serie A dan belum menunjukkan indikasi akan melepas Bastoni. Sang pemain merupakan bagian penting dari sistem pertahanan tim.
Sejak menembus tim utama pada 2019, Bastoni telah tampil konsisten di berbagai kompetisi. Jika transfer ini terwujud, ia akan menjadi salah satu bek termahal yang pernah didatangkan klub Premier League.
Hingga kini, baik Liverpool maupun Inter Milan belum memberikan komentar resmi terkait rumor ini. Selain Bastoni, Liverpool juga dikabarkan memantau sejumlah nama alternatif di posisi yang sama.
Ketertarikan Liverpool terhadap Bastoni merupakan bagian dari strategi regenerasi pertahanan menjelang musim 2026. Klub berencana membangun fondasi baru di bawah arahan manajer Arne Slot.
Dengan kontrak yang masih berjalan hingga 2028, negosiasi transfer Bastoni dipastikan akan berlangsung sulit dan memerlukan biaya yang besar.












