Bayang Utara – Komitmen untuk mempercepat pembangunan hunian tetap (huntap) bagi korban banjir dan longsor di Kecamatan Bayang Utara, Kabupaten Pesisir Selatan, kembali ditegaskan oleh anggota Komisi VIII DPR RI, Lisda Hendrajoni. Penegasan ini disampaikan saat kunjungan ke hunian sementara (huntara) Nagari Puluik-Puluik pada Rabu (25/2/2026), yang menjadi tempat tinggal sementara bagi 31 kepala keluarga (KK) yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana.

Fokus utama kunjungan tersebut adalah memastikan kebutuhan dasar para pengungsi terpenuhi, terutama selama bulan Ramadan. “Kami ingin memastikan masyarakat terdampak tetap mendapatkan perhatian, terutama di bulan Ramadan,” ungkapnya saat berinteraksi dengan warga. Ia menambahkan, “Jangan sampai dalam kondisi seperti ini, kebutuhan dasar mereka terabaikan.”

Selain meninjau kondisi huntara, Lisda juga menyerahkan bantuan berupa paket sembako kepada para penghuni. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban warga dalam memenuhi kebutuhan pokok selama menjalankan ibadah puasa.

Sebagai bagian dari upaya berkelanjutan, Lisda menegaskan komitmennya untuk mengawal proses penanganan pascabencana. Ia berjanji akan memastikan bantuan dan program pemulihan tepat sasaran dan dapat dirasakan oleh masyarakat. “Kami akan mendorong agar bantuan dan program pemulihan bisa benar-benar dirasakan masyarakat, termasuk mempercepat pembangunan hunian tetap bagi warga terdampak,” ujarnya.

Dalam dialog dengan warga, Lisda juga berupaya memahami kondisi dan kebutuhan mereka selama tinggal di huntara. Ia menekankan bahwa penanganan pascabencana tidak boleh hanya berfokus pada penyediaan tempat tinggal sementara, tetapi juga harus mencakup aspek-aspek lain yang mendukung pemulihan warga secara menyeluruh.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.