Payakumbuh – Liga Sepakbola Asosiasi Kota (ASKOT) PSSI Kota Payakumbuh tahun 2025 secara resmi telah berakhir. Kejuaraan U-8, U-10, U-12, U-14, U-16, dan U-20 yang telah dimulai sejak September lalu berakhir ditandai dengan Closing Ceremony (upacara penutupan) yang digelar di GOR M. Yamin, Kecamatan Payakumbuh Timur, itu dihadiri langsung Walikota Payakumbuh, Ketua DPRD dan Unsur FORKOPIMDA dan sejumlah kepala OPD, Selasa malam (16/12/2025).

Selain itu juga hadir ratusan atlit peserta liga, orang tua dan pemerhati olahraga. Ketua Askot PSSI Kota Payakumbuh, Diki Engla saat memberikan laporan menyebutkan bahwa liga yang diikuti ribuan atlit dari berbagai usia itu telah berakhir dengan partai final U-20 yang digelar di Lapangan Sepakbola Kapten Tantawi, Kelurahan Tanjung Pauah, Kecamatan Payakumbuh Barat, akhir pekan kemaren.

“Alhamdulillah Liga Askot PSSI Kota Payakumbuh tahun 2025 yang kita gelar sejak beberapa bulan lalu telah berakhir dengan pertandingan final yang digelar di Lapangan Sepakbola Kapten Tantawi Minggu kemarin. Alhamdulillah 400 pertandingan yang digelar diberbagai lapangan, terlaksana dengan baik,” ucapnya.

Diki juga menambahkan, pihaknya (Askot PSSI) juga mengapresiasi dan berterima kasih kepada Pemerintah Kota Payakumbuh dan Forkopimda yang mendukung penuh pelaksanaan Liga Askot.

“Terima kasih bapak Walikota dan Pemerintah Kota serta Forkopimda yang mendukung penuh liga yang kita gelar. Liga tahun ini merupakan liga ketiga yang kita gelar sejak tahun 2022, 2024 dan 2025,” tambahnya.

Liga dengan sistem kompetisi penuh yang digelar menurut Ketua ASKOT, tidak hanya untuk membentuk tim dan pemain profesional, namun juga untuk tingkatkan ekonomi masyarakat.

“Liga ini untuk bentuk tim dan pemain profesional, juga untuk tingkatkan ekonomi masyarakat. Selain itu, pihaknya juga Lakukan peningkatan atau lisensi pelatih,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Payakumbuh, Yengki Oktrio menyebutkan bahwa olahraga merupakan solusi nyata penyelamat generasi muda dari berbagai hal negatif.

“Olahraga salah satu cara menjauhkan para atlit dan generasi muda dari hal-hal negatif dan perilaku yang merusak, olahraga solusi penyelamat generasi muda,” ucapnya.

Ia juga mengapresiasi ASKOT PSSI Payakumbuh karena telah menyelenggarakan Liga ASKOT PSSI tahun 2025.

“Payakumbuh saat ini ditakuti karena penghasil pemain yang profesional

Banyak atlit, pelatih dan tokoh sepakbola asal Payakumbuh yang berkiprah di tingkat Nasional, terima kasih kepada jajaran ASKOT PSSI. Kami berharap target medali bisa diraih arget emas dalam PORPROV tahun 2026 nanti.” tutupnya.

Ketua DPRD Kota Payakumbuh, Wirman Putra saat memberikan sambutan mengatakan bahwa pihaknya mendukung upaya dalam melahirkan atlet berprestasi di Kota Payakumbuh.

“DPRD mendukung kebijakan pro rakyat dalam sarana dan prasarana olahraga agar mampu melahirkan atlit yang profesional yang mampu bertanding dan bersaing di tingkat Nasional dan Internasional,” ujarnya.

Ketua DPRD juga mengapresiasi pengurus ASKOT PSSI Payakumbuh atas terlaksananya kompetensi atau Liga.

“Terima kasih dengan Liga yang digelar, melalui kompetisi terus lahirkan bibit-bibit unggul, menjadikan hal positif dan ajang silaturahmi. Kepada juara, Jadikan motivasi untuk berlatih dan terus berlatih,

Yang tidak juara tetap semangat.”tutupnya.

Walikota Payakumbuh, Zulmaeta yang menutup secara resmi Liga ASKOT PSSI Kota Payakumbuh tahun 2025 mengatakan bahwa Pemko Payakumbuh bertekad untuk memajukan olahraga,  khususnya Sepakbola.

“Sepakbola kota Payakumbuh harus juara dalam PORPROV nantinya, Kompetisi (Liga) ini Sebagai pembinaan, melalui Liga ini tidak hanya mencari juara namun juga membentuk karakter para atlit serta menjunjung nilai sportivitas,”ucapnya.

Walikota juga menambahkan, Pemko Payakumbuh akan menunjang fasilitas dan pengembangan olahraga.

“Semoga Kompetisi ini dapat melahirkan atlit yang berprestasi dan profesional di tingkat Provinsi, Nasional maupun Internasional, Pemko Payakumbuh akan terus mendukung.” tutupnya.

Dalam Closing Ceremony itu juga dilaksanakan pemberian hadiah dan uang pembinaan kepada juara Liga diberbagai usia. (Ikhlasul Ihsan)

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.