Padang – Liga 4 PSSI Sumatera Barat musim 2025/2026 akan menerapkan sistem yang lebih profesional dan modern, salah satunya dengan menghapuskan denda tunai di lapangan bagi pemain yang terkena kartu. Kompetisi ini dijadwalkan bergulir mulai 22 Januari 2026.
Stadion GOR Haji Agus Salim, Padang, telah dipilih sebagai lokasi pembukaan turnamen yang mempertemukan dua tim, PSP Padang dan Josal FC. Pertandingan pembuka ini diprediksi akan berlangsung sengit dan sarat gengsi. Pertemuan ini disebut sebagai “final kepagian” karena kedua tim memiliki basis massa yang besar dan materi pemain yang kompetitif.
Ketua Pelaksana, Renold Fadhli, menjelaskan bahwa kompetisi Liga 4 akan berlangsung selama satu bulan penuh, dimulai pada 22 Januari dan berakhir pada 22 Februari 2026. Sebanyak 10 tim peserta dipastikan siap bertarung dalam format kompetisi satu grup. Pertandingan akan dilaksanakan di Stadion H Agus Salim dan Stadion Utama Sumbar.
Setiap tim akan melakoni sembilan pertandingan dengan format liga satu leg. Sistem ini dipilih untuk memastikan setiap klub memiliki peluang yang sama dan adil untuk membuktikan kualitas mereka di lapangan sebelum memasuki fase gugur.
Empat tim teratas akan lolos ke babak semifinal. Format semifinal akan mempertemukan peringkat 1 vs 4 dan peringkat 2 vs 3 dengan sistem dua leg (kandang-tandang). Pemenang dari babak ini akan melaju ke partai final yang rencananya akan digelar secara tunggal di Stadion H. Agus Salim.
Renold Fadhli menegaskan bahwa Liga 4 Sumbar menerapkan aturan yang lebih profesional dan modern. “Tidak ada lagi istilah bayar di tempat untuk kartu kuning atau merah; semuanya menggunakan sistem akumulasi sesuai aturan liga resmi,” tegasnya.
Selain laga pembuka, jadwal hari pertama juga akan menyuguhkan duel antara Batang Anai FC melawan PSPP Padang Panjang. Seluruh tim akan bermain secara serentak di hari pembukaan, namun seremoni simbolis dan partai utama tetap dipusatkan di Stadion Haji Agus Salim.
Transformasi digital juga merambah pada sisi administratif Liga 4 Sumbar. Data pemain dan official wajib diinput ke dalam sistem paling lambat 21 Januari, sehari sebelum kick-off. Setiap individu yang terlibat akan memiliki ID Card resmi berbasis sistem.
Panitia memastikan bahwa seluruh sarana dan prasarana di Stadion Haji Agus Salim dan Stadion Utama Sumbar terus dipersiapkan secara maksimal. Dengan keterlibatan tim-tim kuat dan regulasi yang lebih tertib, Liga 4 diharapkan menjadi wadah pembinaan sekaligus hiburan berkualitas bagi masyarakat Sumatera Barat.
Dukungan masyarakat sangat diharapkan untuk menyukseskan gelaran ini. Diharapkan muncul bibit-bibit pemain potensial yang nantinya mampu mengharumkan nama Sumatera Barat di kancah nasional maupun internasional.












