Padang – Kebakaran melanda Pasar Raya Padang pada Minggu sore, 25 Januari 2026, menyebabkan kerugian materi diperkirakan mencapai Rp50 juta. Insiden yang menimpa sebuah lapak pedagang makanan dan minuman (PMD) di Kecamatan Padang Barat ini, memicu respons cepat dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang.

Menurut keterangan dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, laporan kebakaran diterima sekitar pukul 17.41 WIB. Rinaldi, Kepala Bidang Operasional Sarana dan Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, menyatakan bahwa armada kebakaran tiba di lokasi empat menit kemudian. “Armada kebakaran tiba di lokasi pukul 17.45 WIB dan api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 17.57 WIB,” ujarnya.

Upaya pemadaman yang sigap berhasil mencegah api merembet ke lapak-lapak lain di sekitarnya. Rinaldi menjelaskan bahwa satu unit lapak PMD dengan luas area terdampak sekitar 50 meter persegi menjadi objek yang terbakar. “Sebanyak 15 lapak di sekitar lokasi berpotensi terdampak, namun berhasil kami selamatkan. Nilai aset yang terselamatkan diperkirakan mencapai Rp2 miliar,” ungkapnya.

Meskipun tidak ada korban jiwa atau luka-luka dalam peristiwa tersebut, lima orang dilaporkan terdampak akibat kebakaran ini.

Penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang. “Berdasarkan keterangan saksi, api pertama kali terlihat muncul dari dalam lapak sebelum akhirnya membesar,” kata Rinaldi.

Proses pemadaman api tidak berjalan tanpa kendala. Rinaldi menuturkan bahwa petugas pemadam kebakaran menghadapi tantangan di lapangan. “Petugas menghadapi kendala berupa akses jalan yang sempit dan kondisi pasar yang dipenuhi lapak, namun penanganan tetap berjalan optimal,” jelasnya.

Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang mengerahkan empat unit armada dengan sekitar 70 personel ke lokasi kejadian untuk memadamkan api.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.