Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengumumkan hasil akhir seleksi terbuka calon pejabat pimpinan tinggi pratama (JPT) untuk enam jabatan strategis di lingkungan lembaga antirasuah tersebut. Masing-masing posisi telah memiliki tiga kandidat terpilih, di mana satu nama akan ditetapkan oleh Sekretaris Jenderal KPK sebagai Pejabat Pembina Kepegawaian. Pengumuman ini disampaikan pada Rabu, 24 Desember 2025.

Enam jabatan tersebut meliputi Kepala Biro Hukum, Direktur Pembinaan dan Peran Serta Masyarakat, Direktur Penyelidikan, Direktur Penuntutan, Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah V, serta Direktur Deteksi dan Analisis Korupsi.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa panitia seleksi telah mempublikasikan hasil ini tadi malam, dengan tiga kandidat lolos di setiap posisi. “Dalam proses seleksi untuk JPT Pratama di sejumlah jabatan eselon II di lingkungan KPK, tadi malam sudah dipublikasikan hasil dari panitia seleksi untuk terpilihnya tiga kandidat di masing-masing posisi,” kata Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK.

Untuk jabatan Kepala Biro Hukum, panitia seleksi meloloskan Farhan Abdi Utama dari Badan Kepegawaian Negara, Iskandar Marwanto dari KPK, serta Wahyu Tri Hartomo dari Kementerian Hukum.

Sementara itu, tiga kandidat untuk posisi Direktur Deteksi dan Analisis Korupsi adalah Dzikran Kurniawan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Kuswanto dari KPK, dan Taryanto dari KPK.

Pada jabatan Direktur Penyelidikan, kandidat yang lolos seleksi adalah Achmad Taufik dari KPK, Farhan dari Kejaksaan Republik Indonesia, serta Tessa Mahardhika Sugiarto dari KPK.

Adapun untuk Direktur Penuntutan, tiga nama yang terpilih masing-masing adalah Budhi S dari KPK, Agustinus Heri Mulyanto dari Kejaksaan Republik Indonesia, serta Wagiyo dari Kejaksaan Republik Indonesia.

Tiga kandidat untuk Direktur Pembinaan dan Peran Serta Masyarakat yang lolos seleksi yakni Danang Sri Wibowo Riyanto dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kunto Ariawan dari KPK, serta Rahmaluddin Saragih dari KPK.

Sedangkan pada posisi Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah V, panitia seleksi meloloskan David Hartono Hutauruk dan Maruli Tua dari KPK, serta Niken Wulandari dari Pemerintah Kabupaten Bintan.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.