Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita empat telepon seluler dari plafon rumah dinas mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer di kawasan Pancoran, Jakarta, pada Selasa (26/8/2025).
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyatakan bahwa penemuan barang bukti elektronik tersebut terjadi saat penggeledahan rumah Immanuel Ebenezer.
“Nanti kami akan tanyakan tentunya ya dalam proses pemeriksaan apakah memang sengaja disembunyikan atau memang menaruh handphone-nya di plafon,” ujar Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, pada Rabu (27/8/2025).
Penyidik KPK akan menelusuri isi telepon seluler tersebut guna mencari informasi yang dapat memperkuat pembuktian dalam kasus dugaan pemerasan sertifikasi K3 di Kementerian Ketenagakerjaan.
Selain telepon seluler, KPK juga menyita satu unit mobil Toyota Alphard berwarna hitam dengan nomor polisi B 2364 UYQ.
Seluruh barang bukti tersebut kini berada di Gedung Merah Putih KPK untuk pendalaman lebih lanjut.
Immanuel Ebenezer Tersangka Pemerasan
KPK telah menetapkan Immanuel Ebenezer Gerungan (IEG) sebagai tersangka dalam kasus pemerasan pengurusan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Kementerian Ketenagakerjaan.
Immanuel Ebenezer diduga membiarkan praktik pemerasan tersebut terjadi dan menerima uang senilai Rp3 miliar serta satu unit sepeda motor Ducati Scrambler.
Plt. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, mengungkapkan bahwa sepeda motor tersebut sebelumnya disimpan di rumah anak Immanuel Ebenezer.
“Kami tanya mana motornya? Oh, disimpan di tempat putranya,” kata Asep di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Senin (25/8/2025).
Setelah mendapat informasi, KPK meminta agar motor tersebut diserahkan. Immanuel Ebenezer mengakui menerima motor tersebut dari hasil korupsi.
“Setelah kami ke yang bersangkutan, hampiri di rumahnya, yang bersangkutan mengakui bahwa menerima motor,” jelas Asep.
Ducati Scrambler dari Anak Buah
Sepeda motor Ducati tersebut diberikan oleh Koordinator Bidang Kelembagaan dan Personel K3 Kementerian Ketenagakerjaan periode 2022-2025, Irvian Bobby Mahendro (IBM).
Ketua KPK, Setyo Budiyanto, mengungkapkan bahwa Immanuel Ebenezer meminta motor tersebut dengan mengatakan kepada Irvian Bobby Mahendro, “Saya tahu kamu main motor besar. Kalau untuk saya (IEG), cocoknya motor apa?”
“Kemudian IBM membelikan dan kirim ke rumahnya IEG, satu Ducati,” imbuh Setyo di Gedung Merah Putih KPK, Sabtu (23/8/2025).












