Solok Selatan – Aset pariwisata dan pendidikan non-formal, Bumi Perkemahan Camintoran, terbengkalai dan kini dipenuhi semak belukar. Padahal, lokasi ini dulunya ramai aktivitas perkemahan.
Kondisi memprihatinkan terlihat dari villa, aula, lapangan upacara, dan toilet umum yang tidak terawat. Listrik dan sinyal pun tak tersedia di lokasi yang pernah menjadi tuan rumah Jambore Daerah ini.
Komunitas Pecinta Alam (KPA) Winalsa berinisiatif membersihkan area perkemahan. Mereka juga menanam 1.000 pohon di lokasi tersebut.
Ketua KPA Winalsa, Hendri Syarif, berharap pemerintah daerah kembali mengurus Camintoran. Ia menilai kawasan ini memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata alam dan pusat kegiatan kepramukaan.
Revitalisasi Camintoran diharapkan menjadi langkah awal membangkitkan sektor pariwisata dan kepemudaan di Solok Selatan. “Kami ingin kawasan ini hidup kembali, dan ekonomi masyarakat pun ikut bangkit,” ujar Hendri.










