Agam – Kopi Arabica Lasi dari Kecamatan Candung, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, kini mendunia. Setelah sempat terpuruk, kopi lokal ini berhasil menembus pasar internasional.
Kebangkitan Kopi Lasi menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk kembali bertani. Inovasi anak muda menjadi kunci keberhasilan ini.
Kopi Lasi Reborn lahir saat pandemi COVID-19 melanda. Mereka belajar dan berinovasi hingga menciptakan kopi bercita rasa khas.
“Kopi Lasi Reborn punya cita rasa khas karena jenis tanah dan ketinggian daerah,” kata Rinal Wahyudi, pendiri komunitas Kopi Lasi Reborn.
Mantan Ketua DPD RI, Irman Gusman, mengakui keunggulan rasa kopi ini. “Rasanya tidak kalah dengan Starbucks. Bahkan, ada cita rasa khas yang tidak bisa didapatkan dari kopi mana pun,” ujarnya.
Kini, pembeli dari Belanda, Italia, Jerman, hingga Jepang melirik Kopi Lasi Reborn. Semangat ini diharapkan menginspirasi daerah lain.
Kopi bukan hanya bisnis, tetapi juga identitas dan kebanggaan daerah.











