Padang – Persita Tangerang kembali gagal meraih poin penuh dalam lanjutan BRI Super League 2025-2026, setelah dikalahkan Semen Padang FC di kandang lawan. Kekalahan ini memperpanjang tren negatif Pendekar Cisadane usai sebelumnya menyerah 0-2 di hadapan Persija Jakarta pada Jumat (30/1/2026) di Indomilk Arena.

Gol tunggal dari titik putih menjadi penentu kemenangan bagi Semen Padang FC. Diego Mauricio, yang dipercaya sebagai algojo, sukses mengeksekusi penalti dan menggetarkan jala gawang Igor Rodriguez.

Usai pertandingan, pelatih Persita, Carlos Pena, menyampaikan kekecewaannya atas kekalahan yang diderita timnya di menit-menit krusial. “Timnya harus mengakui keunggulan tuan rumah,” ujarnya.

Keputusan wasit yang memberikan hadiah penalti di masa tambahan waktu menjadi sorotan utama Pena. Menurutnya, keputusan tersebut tidak dapat diterima dan menyebabkan Persita Tangerang kehilangan poin berharga dalam pertandingan yang berlangsung sengit.

Pena juga mengkritisi kualitas kepemimpinan wasit di kompetisi liga Indonesia yang dinilainya belum menunjukkan peningkatan yang signifikan sepanjang musim ini.

“Klub mungkin akan melakukan sesuatu (protes resmi), tapi saya merasa itu akan sia-sia karena kejadian ini terus berulang. Sangat mengecewakan karena poin kami hilang akibat keputusan seperti itu,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Pena mengklaim bahwa pemain Semen Padang FC sendiri meragukan validitas penalti tersebut. “Penyerang mereka bahkan mengatakan kepada saya di akhir laga, kalau itu bukan penalti,” imbuhnya.

Pena juga menyoroti intensitas pelanggaran dan tendangan bebas yang terjadi selama pertandingan, yang menurutnya mengganggu ritme permainan. “Sepanjang laga tidak banyak peluang terjadi untuk kedua tim, banyak juga tendangan bebas untuk kedua tim. Tendangan bebas, lemparan ke dalam dan sepak pojok,” jelasnya.

Dalam jalannya pertandingan, Pena menilai kedua tim mengalami kesulitan dalam menciptakan peluang berbahaya. Ia menambahkan bahwa anak asuhnya menghadapi pertahanan yang solid dari Semen Padang sepanjang pertandingan. “Semen Padang FC bertahan dengan baik. Kami berusaha menyerang melalui berbagai area dengan kecepatan pemain sayap,” pungkasnya.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.