Pesisir Selatan – Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) KONI Pesisir Selatan resmi ditunda. Keputusan ini diumumkan Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) KONI Pesisir Selatan, Kamis (7/8/2025).
Penundaan dilakukan akibat dinamika internal yang terjadi di tubuh KONI Provinsi Sumatera Barat.
Ketua TPP, Gestrojoni, menegaskan penundaan ini sebagai respons atas stagnasi dan konflik internal di KONI Sumatera Barat.
“Seluruh tahapan Musorkab KONI Pesisir Selatan ditunda hingga waktu yang belum ditentukan,” tegas Gestrojoni.
Sebelumnya, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumatera Barat telah mengirim surat ke KONI Pusat. Surat tertanggal 28 Juli 2025 itu berisi permohonan penunjukan karateker Ketua KONI Sumbar.
Rapat TPP dihadiri oleh Raflenofa Yulanda, Dison Kurnia Ilahi, serta bakal calon Ketua KONI Pessel: Febi Maha Putra, M. Husni, Dr. Rodi Chandra, dan M. Adli.
TPP akan menjadwalkan ulang Musorkab setelah ada keputusan resmi dari Dispora Sumatera Barat. “Kami menunggu arahan lebih lanjut dari provinsi,” ujar Gestrojoni.
Plt Ketua KONI Pesisir Selatan, M. Adli, mendukung penuh penundaan ini. Ia menilai langkah ini sebagai bentuk kehati-hatian.
“Penundaan ini langkah bijak sampai ada kejelasan dari provinsi,” kata M. Adli.











