Padang – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Barat (Sumbar) bersama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) setempat serius mempersiapkan gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) yang akan kembali bergulir pada tahun 2026 mendatang.

Ketua Umum KONI Sumbar, Hamdanus, menegaskan bahwa rapat perencanaan bersama Dispora, Rabu (5/11/2025) di Aula Dispora Sumbar, adalah wujud komitmen bersama untuk memastikan kematangan persiapan Sumbar sebagai penyelenggara Porprov 2026. “Porprov adalah fondasi prestasi olahraga Sumbar. Dari sinilah lahir atlet yang akan mewakili provinsi di ajang nasional. Karena itu, kami menekankan agar perencanaan kali ini matang dan menyeluruh,” ungkapnya.

Porprov Sumbar sendiri telah vakum sejak tahun 2018. Dalam rapat tersebut hadir Plt Kepala Dispora Sumbar Dedy Diantolani, Sekretaris Umum KONI Anandya Dipo, Bendahara Umum Halim Fitra Setiawan, Wakil Ketua Umum I dan II Alvira, serta Wakil Ketua Umum IX Dafrawira De Hansen.

Hamdanus menambahkan, penetapan venue masing-masing cabang olahraga akan diputuskan dalam rapat kerja KONI Provinsi Sumbar dalam waktu dekat. Kabupaten/kota yang menjadi penyelenggara pertandingan terbanyak akan mendapatkan kehormatan sebagai tuan rumah pembukaan dan penutupan Porprov 2026.

Kesepakatan hasil rapat ini, lanjutnya, akan menjadi dasar bagi KONI dan Dispora Sumbar dalam menyusun rencana teknis pelaksanaan PORPROV Sumatera Barat 2026, termasuk pembagian tanggung jawab, anggaran, dan koordinasi lintas daerah. Hasil musyawarah menyepakati bahwa Porprov Sumbar 2026 akan dilaksanakan pada bulan Juni atau Juli 2026, dengan Kota Padang sebagai tuan rumah utama, serta membuka peluang bagi kabupaten/kota lain untuk menjadi lokasi pertandingan beberapa cabang olahraga.

Sementara itu, Plt Kepala Dispora Sumbar, Dedy Diantolani, menyampaikan bahwa pelaksanaan PORPROV ini sudah lama dinantikan seluruh insan olahraga Sumatera Barat. “Sudah delapan tahun kita menunggu momentum ini. Semua daerah rindu kembali berkompetisi di PORPROV. Kegiatan ini sangat penting untuk pembinaan dan regenerasi atlet di daerah,” terangnya.

Dedy menambahkan, absennya Porprov dalam beberapa tahun terakhir berdampak signifikan terhadap turunnya prestasi Sumbar di ajang nasional. “Tanpa Porprov, pembinaan atlet di tingkat kabupaten/kota menjadi kurang bergairah. Dampaknya terlihat jelas pada prestasi Sumatera Barat di PON terakhir yang mengalami penurunan,” ujarnya pada Rabu (5/11/2025).
Dengan digelarnya kembali Porprov setelah absen selama delapan tahun, diharapkan semangat pembinaan olahraga di daerah kembali tumbuh, dan prestasi Sumbar di tingkat nasional, khususnya PON, dapat bangkit kembali.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.