Padang – Konferensi Wakaf Internasional 2025 resmi dibuka di Padang, Sumatera Barat, dengan fokus memperkuat ekosistem wakaf produktif di Indonesia. Ribuan peserta dan tokoh Islam dari berbagai negara hadir.
Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin menyoroti potensi wakaf Indonesia yang mencapai Rp180 triliun per tahun. Ia mendorong tata kelola yang lebih baik untuk mengoptimalkan potensi tersebut.
Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menyebut wakaf sebagai instrumen penting untuk memajukan pendidikan, kesehatan, UMKM, dan ketahanan sosial.
Menteri Agama, Nasaruddin Umar, menekankan bahwa keberhasilan wakaf diukur dari manfaat berkelanjutan, bukan hanya aset fisik. Saat ini, 278 ribu bidang tanah wakaf telah tercatat resmi.
Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, menilai wakaf berpotensi besar menjadi instrumen pembangunan nasional.
Konferensi selama dua hari ini membahas wakaf untuk pembangunan berkelanjutan, ekonomi, investasi, pendidikan, dan kesejahteraan sosial. Acara ini merupakan bagian dari rangkaian Hari Jadi ke-80 Provinsi Sumbar dan 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor.










