Lima Puluh Kota – Warga Jorong Tanah Tingkah, Nagari Sungai Rimbang, Kecamatan Suliki, Kabupaten Lima Puluh Kota, kini menaruh harapan baru seiring dimulainya pembangunan jembatan gantung oleh Kodim 0306/50 Kota. Jembatan ini diharapkan dapat menggantikan infrastruktur yang hancur akibat bencana alam pada akhir tahun lalu.
Komando Distrik Militer (Kodim) 0306/50 Kota, di bawah pimpinan Ucok Namara, mengerahkan personelnya dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP) untuk membangun kembali akses vital tersebut. Pembangunan jembatan gantung ini telah berjalan selama tujuh hari, dimulai dengan proses pembongkaran struktur lama yang tidak lagi layak.
Ucok Namara menyatakan bahwa pembangunan jembatan gantung ini diharapkan dapat memulihkan kembali akses transportasi masyarakat yang sempat putus akibat bencana alam akhir tahun lalu. Ia menambahkan, “Sehingga roda perekonomian warga setempat dapat kembali berjalan normal.” Ucok Namara juga menegaskan komitmen TNI dalam mendukung kelancaran aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat serta membantu pemerintah daerah.
Zulkarnaen, seorang prajurit Zeni yang memiliki spesialisasi di bidang konstruksi, ditunjuk sebagai penanggung jawab lapangan. Penunjukan ini didasarkan pada keahlian yang dimilikinya dalam bidang konstruksi.
Saat ini, kegiatan masih dalam tahap awal, dengan fokus utama pada pembongkaran besi jembatan lama dan perapihan jalan masuk. Tahap persiapan juga meliputi pemetaan lokasi pemasangan anchor, penggalian lubang anchor, pembuatan garpu dan anchor, pemasangan papan serta ram kawat, hingga pemasangan plang identitas dan pengecatan.
Sebanyak sepuluh personel TNI, didukung oleh dua perangkat nagari dan lima warga setempat, terlibat aktif dalam proses pembangunan jembatan ini.










