Jeddah – Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, memastikan kondisi penjaga gawang Maarten Paes dalam keadaan baik dan siap untuk kembali bermain. Kabar ini menjadi angin segar menjelang putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, di mana Timnas Indonesia akan menghadapi Arab Saudi pada 9 Oktober dan Irak pada 12 Oktober di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah.
Sebelumnya, kondisi kiper berusia 27 tahun itu terus menjadi pertanyaan setelah absen sejak akhir Juli lalu. Paes melewatkan sekitar tujuh pertandingan bersama klubnya, FC Dallas, dan juga tidak dipanggil membela Timnas Indonesia dalam FIFA Matchday September 2025 lalu saat Garuda melawan Taiwan dan Lebanon.
Namun, Kluivert meyakini Paes akan tersedia dan siap membela Timnas Indonesia kembali. Ia bahkan menyebut Paes sudah bisa bermain bersama FC Dallas saat melawan Los Angeles Galaxy pada Minggu (5/10) dini hari WIB. “Maarten Paes, dia baik-baik saja. Dia akan bermain di pertandingan berikutnya bersama timnya,” kata Kluivert.
Ketersediaan Paes sangat berarti bagi Timnas Indonesia, terutama di tengah absennya Emil Audero Mulyadi. Kiper Cremonese itu mengalami cedera dan harus melewatkan pertandingan skuad Garuda bulan ini. Kluivert menyatakan penyesalannya atas absennya Emil. “Bagi tim, sayang sekali Emil tidak ada. Tapi begitulah sepak bola. Sepak bola adalah olahraga yang bisa menyebabkan cedera. Dan sayang sekali kita tidak bisa memiliki Emil di gawang,” ujarnya.
Untuk mengisi kekosongan dan memperkuat sektor penjaga gawang, Kluivert langsung mengambil langkah antisipasi. Ia memanggil dua kiper tambahan, Nadeo Argawinata dan Reza Arya Pratama. Keduanya diproyeksikan untuk menambah persaingan di posisi kiper Timnas Indonesia, di samping Ernando Ari dan Maarten Paes.
“Ya, Emil absen. Maarten tentu saja ikut. Tapi Nadeo, yang bermain sangat baik di Kalimantan, kapten, mereka berada di posisi pertama dalam kompetisi ini. Jadi ini kompetisi yang bagus untuk Maarten dan juga untuk Nadeo,” tutur Kluivert. “Kami ingin ada kompetisi agar posisi dan gawang bisa dikuasai sebaik mungkin, begitu pula para pemain di lapangan. Karena kami ingin tim terbaik menghadapi Arab Saudi dan Irak. Dan para pemain harus membuktikan kemampuan mereka agar bisa tampil baik di tim,” pungkasnya.










