Dusun Baru Tapan – Mahasiswa KKN Universitas Andalas (Unand) bersama Pemerintah Kecamatan Basa Ampek Balai Tapan, Pesisir Selatan, meresmikan Posko Gizi, Selasa (15/7/2025). Posko ini bertujuan menanggulangi stunting dan gizi buruk di wilayah tersebut.

Posko Gizi ini mengusung tema “Tingkatkan Tumbuh Kembang Anak Bangsa Menuju Generasi Emas 2045”.

Peresmian Posko Gizi yang berlokasi di Puskesri Nagari Dusun Baru ini dihadiri oleh Camat Tapan Syamwil, Kepala Puskesmas Kecamatan Tapan dr. Elfrina Mirna, Wali Nagari Dusun Baru Dedi Chandra, perangkat desa, serta tenaga kesehatan setempat.

Mahasiswa KKN Unand berperan aktif memberikan edukasi kepada masyarakat dalam program ini.

Posko Gizi ini akan menyasar 11 anak stunting dan 2 ibu hamil dengan kekurangan energi kronis (KEK).

Puskesmas telah menyusun menu makanan sesuai standar gizi. Kader perempuan Nagari Dusun Baru bertugas mengelola dapur dan menyiapkan makanan setiap pagi.

Selain itu, mahasiswa KKN Unand juga membagikan yoghurt probiotik kepada anak-anak dan ibu hamil. Yoghurt ini mengandung bakteri baik, protein, dan kalsium yang penting untuk kesehatan pencernaan dan pertumbuhan.

Kader posyandu yang terlatih akan memantau perkembangan anak secara rutin. Pemerintah nagari dan kecamatan menyatakan dukungan penuh terhadap program ini.

Data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024 menunjukkan 4,7 juta balita di Indonesia mengalami stunting. Di Sumatera Barat, lebih dari 79.000 balita mengalami stunting hingga akhir 2023.

Dinas Kesehatan Pesisir Selatan mencatat 2.314 balita stunting pada 2023.

Posko Gizi diharapkan menjadi pusat layanan dan edukasi untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi tumbuh kembang anak.

Posko Gizi akan terus dievaluasi dan disempurnakan agar dapat menjangkau lebih banyak anak dan ibu hamil yang membutuhkan.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.