Padang – Pemilihan Ketua DPD Partai Golkar Sumatra Barat periode 2025-2030 dalam Musyawarah Daerah (Musda) ke-XI diproyeksikan akan berlangsung secara aklamasi. Kondisi ini muncul setelah Khairunnas, satu-satunya kandidat yang mendaftar, menyerahkan berkas pencalonan yang didukung penuh oleh seluruh DPD tingkat kabupaten/kota, organisasi sayap, dan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar.

Dengan dukungan menyeluruh dari pemegang suara, Khairunnas, yang merupakan Bupati Solok Selatan, dipastikan tidak akan memiliki pesaing dalam kontestasi tersebut. Ia secara langsung mendatangi sekretariat panitia Musda DPD Golkar Sumbar untuk menyerahkan kelengkapan berkas persyaratan pencalonan. Kedatangannya disambut oleh sejumlah panitia dan kader partai yang turut mengantarkan proses pendaftaran. Khairunnas menyatakan tekadnya untuk maju sebagai calon Ketua DPD Golkar Sumbar. “Saya sudah bulatkan tekad untuk maju sebagai bakal calon Ketua DPD Golkar Sumbar. Hari ini saya resmi mendaftar dan menyerahkan semua berkas persyaratan,” katanya pada Sabtu, 28 Juni 2025.

Ia menjelaskan bahwa langkahnya untuk maju bukan semata keinginan pribadi, melainkan juga dorongan dari kader di berbagai daerah. Ini sejalan dengan keinginan untuk memperbaiki infrastruktur dan menumbuhkan semangat baru di tubuh Partai Golkar Sumbar. Khairunnas menegaskan bahwa tujuannya lebih dari sekadar kepentingan pribadi. “Ini bukan hanya tentang saya, tapi tentang semangat membangun Golkar Sumbar agar lebih solid, progresif, dan dekat dengan rakyat. Kita ingin hadir dengan ide dan gerakan baru,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia berkomitmen untuk membangun partai secara terbuka dan inklusif, merangkul semua kalangan, khususnya generasi muda. Khairunnas menyebut Golkar harus menjadi rumah besar bagi semua kader. “Golkar harus menjadi rumah besar yang nyaman bagi semua kader, baik yang senior maupun yang muda. Kita butuh kolaborasi lintas generasi untuk menjawab tantangan politik ke depan,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pengarah Musda, Hafrizal Okta Ade Putra, menjelaskan bahwa tahapan setelah pendaftaran adalah verifikasi berkas yang telah diserahkan oleh bakal calon ketua. Selanjutnya, akan dilakukan pemeriksaan faktual terkait dukungan yang diberikan kepada kandidat. “Setelah dilakukan pemeriksaan, maka akan ditetapkan menjadi Bakal Calon Ketua,” kata Hafrizal.

Musda Golkar dijadwalkan berlangsung pada Senin, 30 Juni 2025, bertempat di Hotel Truntum Padang. Persiapan pelaksanaan Musda dilaporkan telah mencapai 90 persen.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.