Semarang – Ikatan Keluarga Minang (IKM) se-Provinsi Jawa Tengah (Jateng) menggelar konsolidasi dan silaturahim dengan pengurus pusat di Restoran Chaniago, Sabtu (28/5/2025) malam. Ketua Umum (Ketum) DPP IKM Andre Rosiade hadir bersama Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP IKM Braditi Moelevey dalam pertemuan pasca-Munas pertama IKM tersebut.

Andre Rosiade menjelaskan, kegiatan ini dihadiri oleh pengurus DPW IKM Jawa Tengah, DPD IKM sekitar Semarang, serta DPC IKM di Kota Semarang. “Pertemuan ini selain silaturahmi pasca Munas, DPP juga mensosialisasikan hasil keputusan Munas 1 DPP IKM kepada seluruh pengurus IKM di Jateng,” ujar Andre, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi VI DPR.

Andre menambahkan, dalam pertemuan tersebut muncul aspirasi dari pengurus DPP IKM Semarang terkait sebidang tanah yang telah diberikan kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat (Sumbar). Tanah tersebut dijanjikan untuk pembangunan gedung asrama mahasiswa dan sekretariat bersama, namun hingga kini belum terealisasi.

“Karena itu pengurus IKM Semarang menyampaikan aspirasi kepada Ketum DPP agar menyampaikan kepada Gubernur Sumbar bagaimana kelanjutan pembangunan gedung tersebut. Jika Pemprov Sumbar tidak bisa membangunkan gedung tersebut mereka minta sertifikat tanah tersebut dikembalikan,” beber Andre, yang juga Wakil Ketua Fraksi Gerindra DPR RI.

Di hari kedua kunjungan silaturahmi dan konsolidasi, Ketua DPP IKM beserta pengurus diketahui turut menghadiri acara “Urang Minang Baralek Gadang” di Solo. Acara yang diselenggarakan oleh DPD IKM se-Solo Raya itu dihadiri oleh sejumlah pejabat, termasuk Walikota Solo dan Gubernur Sumbar yang diwakili oleh Kepala Dinas Pariwisata Sumbar.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.