Padang – Warga Komplek Banda Gadang Permai, Kelurahan Tabing Banda Gadang, yang terdampak parah oleh banjir bandang, menerima bantuan darurat yang diserahkan oleh Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion.
Bantuan ini merupakan bagian dari program “Indonesia Emergency Response 2025” yang diinisiasi oleh yayasan Giving Hands. Kedatangan rombongan disambut antusias oleh warga yang masih berjuang membersihkan sisa lumpur pasca-bencana.
Penyerahan bantuan difokuskan di RT 07, RW 01, Kelurahan Tabing Banda Gadang, area yang paling parah dilanda luapan air bah.
Kondisi lingkungan yang masih diselimuti lumpur tebal menunjukkan skala bencana yang signifikan, dengan proses pembersihan total yang masih membutuhkan dukungan logistik dan peralatan memadai.
Bantuan kemanusiaan ini disalurkan melalui yayasan Giving Hands sebagai wujud kepedulian cepat tanggap terhadap musibah.
Tujuannya adalah meringankan beban masyarakat, terutama bagi mereka yang kehilangan atau mengalami kerusakan tempat tidur dan perabotan akibat terendam lumpur.
Muharlion menjelaskan bantuan yang diberikan mencakup kebutuhan esensial seperti beras, sembako, air minum, dan selimut.
Penekanan khusus diberikan pada penyediaan tikar dan gerobak. Tikar dinilai sangat berharga mengingat banyak kasur dan spring bed warga yang hanyut atau tidak dapat digunakan lagi.
Sementara itu, gerobak sangat dibutuhkan untuk mempercepat proses evakuasi dan pembersihan tumpukan lumpur yang masif.
Ketua DPRD Padang menyoroti kesulitan warga dalam proses pembersihan, menyebutkan tumpukan lumpur yang tersisa “luar biasa” banyaknya. Meskipun alat berat dan kegiatan gotong royong diupayakan, alat bantu seperti gerobak menjadi krusial untuk mengangkut material lumpur.
Muharlion juga memberikan dukungan moril kepada warga terdampak, mengingatkan bahwa ujian adalah bagian dari kehidupan












