Padang – Pasca-banjir bandang yang melanda sejak Desember 2025, Kampung Caniago, Kelurahan Gurun Laweh, Kecamatan Nanggalo, menjadi fokus utama pemulihan. Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, turun langsung memimpin aksi gotong royong bersama Forum Kelompok Siaga Bangkit (FKSB) untuk mempercepat proses tersebut.
Muharlion mengapresiasi dedikasi para relawan yang telah menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat terdampak. “Dedikasi tanpa henti ini adalah bentuk nyata pelayanan publik yang luar biasa dari unsur masyarakat,” ujarnya, sembari mendoakan agar kerja keras mereka mendapat balasan yang setimpal.
Ratusan relawan KSB dari berbagai kecamatan di Kota Padang turut serta dalam kegiatan tersebut, menunjukkan solidaritas yang tinggi. Kehadiran mereka memberikan semangat baru bagi masyarakat yang akan menyambut bulan Ramadan. Prioritas utama adalah membersihkan lingkungan dan infrastruktur agar ibadah dapat dilaksanakan dengan tenang dan nyaman.
Menurut perwakilan KSB Kota Padang, kegiatan bakti sosial ini ditujukan untuk membantu korban banjir bandang. Kehadiran Muharlion di lokasi kerja bakti dinilai sangat memotivasi. “Kehadiran pucuk pimpinan legislatif tersebut dinilai bukan sekadar kunjungan formal, melainkan bentuk dukungan moral yang sangat berarti bagi para relawan yang sedang berjibaku di lapangan,” ungkapnya.
Dukungan ini memperkuat komitmen relawan untuk menuntaskan pembersihan di Kampung Caniago. Ucapan terima kasih disampaikan kepada Muharlion atas waktu dan perhatian yang diberikan. Interaksi langsung antara pejabat daerah dan relawan di lokasi bencana dinilai efektif memangkas jarak dan mempercepat koordinasi kebutuhan darurat.
Kegiatan gotong royong ini diharapkan dapat membersihkan sisa material banjir dan lumpur yang masih mengendap di pemukiman warga Gurun Laweh. Fokus utama pada penataan kembali kawasan padat penduduk menunjukkan pemulihan pasca-bencana dilakukan secara menyeluruh dan menyentuh lapisan masyarakat yang paling membutuhkan. Partisipasi aktif warga lokal juga menyertai kegiatan bakti sosial tersebut.
Kegiatan di Gurun Laweh pada Sabtu (17/1) diakhiri dengan harapan agar mitigasi bencana di Kota Padang semakin kuat. Muharlion menegaskan kolaborasi dengan FKSB akan terus ditingkatkan sebagai garda terdepan penanganan bencana di tingkat kelurahan. Dengan semangat “Padang Bangkit”, seluruh elemen kota optimis mampu menghadapi tantangan alam dengan kesiapsiagaan yang lebih baik.











