Padang – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) berupaya mengubah citra negatif petani di mata masyarakat. Tujuannya adalah meningkatkan minat generasi muda terhadap sektor pertanian.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sumbar, Mursalim, menggagas proyek “Membangun Citra Positif Petani dalam Meningkatkan Ketahanan Pangan dan Mendorong Pertumbuhan Ekonomi”.
Mursalim telah menggelar pertemuan dengan seluruh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten/Kota se-Sumbar, Selasa (9/9/2025). Pertemuan berlangsung di Kantor Dinas Perkebunan, Tanaman Pangan, dan Holtikultura.
Langkah ini dilatarbelakangi oleh fakta bahwa kontribusi sektor pertanian terhadap PDB terus menurun. Padahal, Indonesia dikenal sebagai negara agraris.
Minimnya minat generasi muda menjadi salah satu penyebabnya. Data menunjukkan, hanya 21,93% petani yang berasal dari kalangan milenial.
Mursalim menilai, citra petani yang identik dengan kemiskinan dan pekerjaan berat menjadi hambatan utama. Padahal, pertanian kini memasuki era digital dengan teknologi seperti IoT, drone, dan e-commerce.
Teknologi tersebut mampu menghemat air hingga 30% dan meningkatkan hasil panen. Namun, narasi transformasi ini belum sampai ke masyarakat luas.
Proyek perubahan ini diharapkan menjadi solusi mendesak. Mursalim meminta para Kepala Dinas Pertanian mencari petani milenial sukses di daerah masing-masing untuk dijadikan contoh.
Kisah sukses mereka akan dipublikasikan oleh Pemprov Sumbar dalam bentuk berita dan video. Tujuannya, menginspirasi generasi muda untuk terjun ke dunia pertanian.
Para Kepala Dinas Pertanian menyambut positif rencana ini. Mereka menilai ide ini sebagai terobosan menarik untuk memperkuat narasi bahwa petani adalah profesi modern, produktif, berdaya saing, dan berkontribusi besar terhadap ketahanan pangan dan ekonomi bangsa.












