Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Affan Kurniawan, pengemudi ojek online (ojol) yang tewas terlindas kendaraan taktis Brimob saat demonstrasi pada Kamis malam, 28 Agustus 2025. Pernyataan tersebut disampaikan melalui video yang diunggah di berbagai akun media sosial kementerian dan menteri Kabinet Merah Putih.
Video pernyataan Prabowo tersebut ramai dibagikan sejak Jumat siang, 29 Agustus 2025. Berbagai akun resmi lembaga pemerintahan turut mengunggah ulang video tersebut di platform media sosial masing-masing.
Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), misalnya, mengunggah video Prabowo di akun Instagram @kementerian.atrbpn sekitar pukul 15.00 WIB. Dalam takarirnya, kementerian yang dipimpin Nusron Wahid itu menyampaikan belasungkawa dan perintah pengusutan tuntas secara transparan.
Akun media sosial milik Kementerian Hukum dan HAM (@kementerian_ham), Kementerian Komunikasi dan Digital (@kemkomdigi), dan Kementerian Perhubungan (@kemenhub151) juga mengunggah video serupa dengan takarir senada sekitar pukul 13.00 hingga 14.00 WIB.
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui akun @kementerianpu membagikan video Prabowo melalui fitur Instagram Story pada sekitar pukul 14.00 WIB. Sementara itu, Kementerian Kesehatan mengunggah video di platform X pada pukul 16.16 WIB, menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Affan Kurniawan.
Selain lembaga, sejumlah menteri juga ikut membagikan video yang sama. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti mengunggahnya melalui akun X @Abe_Mukti pada pukul 17.49 WIB. Menteri Ketenagakerjaan Yassierli membagikan video di akun Instagram @yassierli sekitar pukul 14.00 WIB, mendoakan almarhum dan menyatakan dukungan atas pengusutan tuntas.
Dalam video yang dibagikan Kementerian Sekretariat Negara, Prabowo menyatakan duka cita mendalam dan berjanji akan memberikan perhatian khusus kepada keluarga korban.
“Kami juga akan memberi perhatian khusus kepada baik orang tuanya dan adik-adik dan kakak-kakaknya,” ujar Prabowo dalam video yang diunggah di kanal YouTube Sekretariat Presiden.
Prabowo juga mengaku kaget dan kecewa dengan tindakan petugas yang menyebabkan insiden tersebut. Ia telah memerintahkan pengusutan tuntas secara transparan atas kasus ini.











