Padang – Ratusan perantau asal Sumatera Barat akhirnya dapat merayakan Idul Fitri di kampung halaman berkat program mudik gratis yang difasilitasi oleh Kementerian Perhubungan. Pelepasan resmi peserta program tersebut dilaksanakan di Terminal Tipe A Anak Air pada Rabu (25/3/2026).
Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menyampaikan apresiasi mendalam atas inisiatif yang dinilai sangat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat. “Atas nama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Menteri Perhubungan Republik Indonesia yang telah memfasilitasi masyarakat kami untuk pulang kampung pada Lebaran tahun ini,” ungkapnya.
Program mudik gratis ini, menurut Mahyeldi, menjadi solusi bagi perantau yang terkendala biaya transportasi. Ia menyatakan bahwa “Dengan adanya program ini, banyak saudara-saudara kita di perantauan yang sudah lama tidak pulang karena persoalan ekonomi, kini bisa merayakan Lebaran bersama keluarga di kampung halaman.”
Kepala BPTD Kelas II Sumatera Barat, Dedy Susman, menjelaskan bahwa program mudik dan balik gratis tahun ini terlaksana berkat sinergi berbagai pihak. Secara rinci, Dedy menyebutkan, “Secara nasional program ini menyediakan kuota 15.834 penumpang dan 240 unit sepeda motor yang diangkut menggunakan 401 unit bus dan 8 unit truk ke berbagai kota di Pulau Jawa dan Sumatera.”
Lebih lanjut, Dedy merinci kontribusi program ini bagi Sumatera Barat. “Khusus untuk Sumatera Barat, pada tahun ini, jumlah perantau yang kita fasilitasi berjumlah sebanyak 400 orang, mereka kita berangkatkan menggunakan 10 unit bus,” jelasnya.
Acara pelepasan dihadiri oleh perwakilan dari berbagai instansi, termasuk Dinas Perhubungan, Polda Sumbar, instansi vertikal, BUMN sektor transportasi, serta para pemangku kepentingan terkait. Program ini diharapkan dapat terus menjadi agenda rutin untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik, serta menyediakan akses transportasi yang terjangkau bagi masyarakat.










