Jakarta – Keluarga almarhum Ilham Pradipta (37), Kepala Cabang BRI Cempaka Putih Raya, Jakarta, masih menunggu informasi resmi dari Polda Metro Jaya terkait kasus penculikan dan pembunuhan yang menimpa korban. Polisi telah menangkap para pelaku, termasuk otak di balik kejahatan tersebut.

“Kami masih menunggu informasi resmi dari penyidik. Kami ucapkan terima kasih atas reaksi cepat dari polisi,” ujar Widodo Bayu Ajie, juru bicara keluarga sekaligus paman korban, kepada wartawan, Senin (28/08/2023).

Bayu Ajie, yang juga menjabat sebagai Kepala Biro Hukum Institut Pertanian Bogor (IPB) University, mengungkapkan bahwa pihak keluarga dan istri korban tidak mengenal satu pun dari delapan pelaku penculikan dan pembunuhan, termasuk empat orang yang diduga sebagai otak kejahatan.

“Kami pihak keluarga tidak ada yang mengenal siapa pelaku. Istri almarhum pun mengaku tidak mengenal,” tegasnya.

Ilham Pradipta, anak bungsu dari empat bersaudara, telah bekerja di Bank BRI selama 15 tahun. Selama karirnya, ia pernah bertugas di beberapa daerah, termasuk Surabaya, sebelum akhirnya menjabat sebagai pimpinan BRI Cabang Pembantu Cempaka Putih Raya, Jakarta.

Menurut Bayu Ajie, almarhum tidak pernah membawa atau membicarakan masalah pekerjaannya kepada keluarga. “Sehingga kami, termasuk istrinya, tidak mengetahui jika mungkin ada kasus yang sedang ditanganinya,” imbuhnya.

Saat ini, keluarga masih menunggu perkembangan informasi dari kepolisian untuk menentukan langkah selanjutnya. “Keluarga belum ada rencana menyiapkan pengacara karena kami masih menunggu informasi resmi dari polisi,” kata Bayu Ajie.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya telah menangkap empat pria yang diduga menjadi aktor pembunuhan Ilham Pradipta, yakni DH, C, YJ, dan AA. Salah satu pelaku, Dwi Hartono (DH), diketahui berprofesi sebagai motivator.

Pihak kepolisian juga telah menangkap empat pelaku penculikan dengan inisial AT, RS, dan RAH di Jalan Johar Baru III No. 42, Jakarta Pusat. Sementara RW ditangkap saat tiba di bandara NTT yang hendak melarikan diri, Kamis (21/08/2025).

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.