Padang Pariaman – Upaya pemulihan trauma pascabanjir di Kabupaten Padang Pariaman mendapatkan dukungan dari PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat (KAI Divre II Sumbar) dan PT KA Properti Manajemen (KAI Properti). Bentuk dukungan tersebut diwujudkan melalui kegiatan trauma healing yang menyasar siswa Sekolah Dasar Negeri 5 Batang Anai, Sungai Buluh, Kecamatan Batang Anai.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat (30/1) tersebut, tidak hanya berfokus pada pemulihan psikologis anak-anak. Bantuan berupa perlengkapan sekolah seperti buku tulis, pena, dan pensil, serta fasilitas pendukung berupa kipas angin juga disalurkan untuk menunjang proses belajar mengajar.

Selain bantuan materi, tim KAI Divre II Sumbar dan KAI Properti juga memberikan edukasi tentang dunia perkeretaapian. Pengenalan profesi di lingkungan PT Kereta Api Indonesia serta sosialisasi keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api disampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami.

Kepala Humas KAI Divre II Sumatera Barat, Reza Shahab, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian KAI terhadap dunia pendidikan, terutama bagi sekolah-sekolah yang terdampak bencana alam. “Kami tidak hanya berfokus pada penyediaan layanan transportasi yang aman dan andal, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk hadir di tengah masyarakat,” ungkapnya. Ia menambahkan, “Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat membantu meringankan beban sekolah sekaligus memulihkan semangat belajar anak-anak pascabanjir.”

Reza juga menekankan pentingnya edukasi keselamatan perkeretaapian sejak dini. Menurutnya, “Kami ingin menanamkan pemahaman kepada anak-anak bahwa keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api merupakan tanggung jawab bersama.” Pengenalan berbagai profesi di dunia perkeretaapian juga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda.

Melalui program ini, KAI Divre II Sumatera Barat bersama KAPM menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan berkontribusi bersama masyarakat. KAI berharap upaya ini dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan, khususnya dalam mendukung pemulihan pascabencana serta peningkatan kualitas pendidikan di wilayah Sumatera Barat.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.