Bandar Lampung – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia memperluas program sosial-ekonomi dengan membangun Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Makan Bergizi Gratis (MBG) Gotong Royong di Bandar Lampung.

Program ini bertujuan menjaga ketahanan gizi masyarakat sekaligus menciptakan lapangan kerja.

Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie, menyatakan dapur MBG adalah wujud nyata kemitraan pemerintah dan swasta (PPP).

“Ini bukan sekadar kerja sama, tapi solusi konkret untuk masa depan bangsa,” kata Anindya, Sabtu (13/9/2025).

Saat ini, sudah ada 300 dapur yang menyerap sekitar 15 ribu tenaga kerja.

Anindya menambahkan, setiap dapur mampu menyajikan rata-rata 3.500 porsi makanan bergizi per hari.

Dengan demikian, lebih dari 1 juta porsi telah tersalurkan untuk anak-anak di berbagai daerah.

Dalam peresmian SPPG di Musi Raya, Bandar Lampung, Anindya mengapresiasi antusiasme masyarakat.

Ia menilai lokasi dapur yang strategis berpotensi menjadi model industrialisasi pelayanan gizi.

“Saya berharap kualitas tetap dijaga. Dengan potensi yang ada, dapur ini bisa menjadi pusat pengembangan skala besar di masa depan,” ujarnya.

Secara nasional, Kadin Indonesia menargetkan pendirian 1.000 SPPG.

Program ini merupakan bagian dari target pemerintah untuk menghadirkan 30 ribu dapur MBG di seluruh Indonesia.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.