Jakarta – Film animasi Jumbo karya Ryan Adriandhy meraih penghargaan Piala Citra sebagai Film Animasi Panjang Terbaik dalam Festival Film Indonesia (FFI) 2025. Film yang sukses menarik perhatian lebih dari 10 juta penonton di bioskop ini berhasil mengungguli nomine lainnya, yaitu Panji Tengkorak karya Daryl Wilson dan Warkop DKI Kartun karya Rako Prijanto dan Daryl Wilson.
Ryan Adriandhy mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian Jumbo. Ia berharap penghargaan ini dapat mendorong apresiasi yang lebih besar terhadap film animasi di Indonesia.
“Film animasi dirayakan banyak orang, dan Jumbo diharapkan bisa membawa rasa empati yang lebih luas lagi. Kami juga senang ada film animasi Warkop DKI Kartun dan Panji Tengkorak untuk tahun ini,” ujar Ryan di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki, Kamis (20/11/2023).
Ryan juga berharap semangat untuk terus menciptakan film animasi tidak berhenti pada Jumbo, melainkan dapat diteruskan oleh para kreator di Indonesia. “Jumbo menjadi bukti resiliensi film animasi di Indonesia. Penghargaan ini untuk 420 kreator yang telah mewujudkan karya dari hati ini. Terima kasih juga untuk mama semoga melihat ini di kehidupan selanjutnya karena ini apa yang mama rawat dari kecil di diri Ryan, juga untuk istri saya,” tambahnya.
Anggia Kharisma, Produser Visinema Studios, menuturkan bahwa penggarapan Jumbo memakan waktu selama enam tahun dengan berbagai tantangan. Ia juga berterima kasih kepada seluruh kru yang terlibat. “Semoga pancaran baiknya terus bergulir. Ini adalah film karya kami untuk anak-anak kami,” katanya.
Selain kategori Film Animasi Panjang Terbaik, Jumbo juga masuk nominasi dalam beberapa kategori lain, di antaranya Film Cerita Panjang Terbaik, Sutradara Terbaik, Penulis Skenario Asli Terbaik, Penata Musik Terbaik, dan Pencipta Lagu Tema Terbaik.
Film animasi Jumbo produksi Visinema Studios ini juga mencatatkan diri sebagai film Indonesia terlaris sepanjang masa. Dalam 60 hari penayangannya di bioskop seluruh Indonesia, film ini berhasil meraih lebih dari 10 juta penonton, melampaui rekor yang sebelumnya dipegang oleh film KKN di Desa Penari (2022).











