Jakarta – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) mengumumkan pengunduran diri Julfi Hadi dari jabatannya sebagai Direktur Utama. Surat pengunduran diri tersebut diserahkan pada 25 November 2025.
“Perseroan telah menerima surat pengunduran diri Bapak Julfi Hadi selaku Direktur Utama,” ujar Corporate Secretary PGEO, Kitty Andhora, dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, Kamis (27/11/2025).
Perseroan berencana menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) paling lambat 90 hari setelah surat pengunduran diri diterima. Langkah ini sesuai dengan Pasal 8 ayat (3) POJK Nomor 33 Tahun 2014.
Julfi Hadi menjabat sebagai Direktur Utama Pertamina Geothermal Energy sejak RUPST pada Juni 2023, menggantikan Ahmad Yuniarto. Ia meraih gelar Master of Science of Geology dan Bachelor of Science in Geology dari University of Texas, El Paso, USA.
Sebelumnya, pada 20 Agustus 2025, PGEO juga melakukan perombakan jajaran Dewan Komisaris dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Grha Pertamina, Jakarta.
Dalam rapat tersebut, Gigih Udi Atmo ditunjuk sebagai Komisaris Utama menggantikan Sarman Simanjorang.
Selain itu, RUPSLB PGE juga menetapkan Mohammad Firmansyah sebagai Komisaris Independen. Abdulla Zayed bergeser dari Komisaris Independen menjadi Komisaris.











