Padang – Jaringan Pemimpin Redaksi Sumatera Barat (JPS) menyuarakan dukungan terhadap keberlangsungan komando Kepolisian Republik Indonesia (Polri) yang berada langsung di bawah Presiden. Dukungan ini muncul seiring dengan harapan akan terciptanya stabilitas nasional dan optimalisasi kinerja kepolisian.

Adrian Tuswandi, Ketua JPS Sumbar, menyatakan bahwa dukungan ini bertujuan untuk memastikan Polri dapat menjalankan tugasnya tanpa intervensi eksternal. “Kita tidak mau Polri menjadi level 3, karena di bawah kementrian, dan harus tetap pada level 2 dibawah Presiden, sehingga tidak ada yang bisa intervensi, dan perintah Presiden bisa dilaksanakan segera, maka Polri harus tetap dibawah Presiden,” ujarnya.

Tuswandi juga menyoroti potensi keterlambatan dalam implementasi instruksi presiden jika Polri berada di bawah naungan kementerian. Ia menjelaskan, “Kalau Polri dibawah kementrian, maka perintah Presiden untuk keamanan negri ini akan lambat, karena melalui jenjang Mentri baru ke Kapolri dan turun kebawah, bisa menyebabkan pula berbagai persepsi sehingga penanganan suatu masalah menjadi lamban dan bertele-tele.”

Selain dukungan terhadap posisi Polri, JPS juga menegaskan dukungan penuh terhadap Asta Cita Presiden Republik Indonesia Prabowo, yang dipandang sebagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Asta Cita mencakup berbagai aspek pembangunan, mulai dari penguatan ideologi Pancasila hingga peningkatan kemandirian bangsa melalui swasembada di berbagai sektor.

Tuswandi menekankan pentingnya mendukung Asta Cita tanpa adanya politisasi yang dapat menimbulkan keraguan di kalangan masyarakat. “Jelas Asta cita Presiden itu bertujuan untuk kemakmuran rakyat, maka kita semua wajib mendukung itu, jangan dipolitisir sehingga membuat masyarakat ragu, yakinlah, Presiden kita tetap akan berbuat untuk kepentingan rakyatnya,” katanya.

Senada dengan pernyataan tersebut, Novrianto, penasehat JPS, berpendapat bahwa rantai komando langsung akan berdampak positif pada kinerja sebuah lembaga. Ia menyatakan bahwa lembaga-lembaga vital seperti TNI dan Polri seharusnya tidak berada di bawah lembaga lain untuk menghindari kelambatan dalam bertindak. “Bayangkan saja kalau Polri dan TNI harus mendapat perintah berjenjang, tentu semua akan bertele-tele, agar jangan sampai bertele-tele dan cepat dalam bergerak , Polri harus tetap berada dibawah Presiden, kita dukung itu, jangan dipolitisir lagi dengan berbagai opini,” paparnya pada Sabtu (15/06/2024).

Novrianto juga sependapat dengan ketua JPS mengenai dukungan terhadap Asta Cita Presiden. Ia menilai bahwa program tersebut bertujuan untuk kemakmuran rakyat dan kondusifitas negara. “Asta cita itu untuk kemakmuran rakyat dan kondusifitas negri ini secara nyata, harus kita dukung, jangan mau dipolitisir oleh kelompok tertentu sehingga mencari celah kejelekan dari program yang baik dan nyata ini,” pungkasnya.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.