Padang – Jaringan Pemred Sumbar (JPS) mengumumkan rencana pemberian Medal of Honor kepada sejumlah tokoh dan lembaga yang dinilai berjasa dalam penanggulangan bencana di Sumatera Barat dan wilayah sekitarnya. Penghargaan ini akan menjadi bagian dari perayaan HUT ke-6 JPS.

Menurut informasi yang diperoleh, tim perumus telah menyelesaikan proses seleksi yang ketat, menghasilkan 12 nominator dari kategori tokoh dan 12 nominator dari kategori lembaga. Pemberian penghargaan ini didasarkan pada evaluasi mendalam terhadap konsistensi serta dedikasi para tokoh dan lembaga dalam upaya penanganan bencana.

Ketua JPS, Adrian Tuswandi, mengungkapkan bahwa pihaknya telah meneliti rekam jejak dari 110 nama tokoh dan lembaga. “Nilai serta komitmen dan konsistensi para para tokoh dan lembaga inilah yang menginspirasi JPS untuk memberikan Medal of Honor,” ujarnya seusai rapat penetapan nominator, Senin (5/1/2026).

Ketua panitia Medal of Honor, Almudazir, menjelaskan lebih lanjut bahwa tim perumus yang beranggotakan lima orang bertugas memilih 12 nominator dari masing-masing kategori. Selanjutnya, enam penerima medali akan dipilih dari setiap kategori. “Ada 5 orang tim perumus yang kita sepakati untuk memilih 12 Nominator tiap kategori (Tokoh dan Lembaga, red) hingga nantinya ditetapkan 6 penerima medali of honor di masing-masing kategorinya,” jelasnya.

Nama-nama yang masuk dalam daftar nominator kategori tokoh antara lain Dony Oskaria, Andre Rosiade, Zigo Rolanda, Vasko Ruseimy, Sonny Affandi, Ferry Irwandi, Maigus Nasir, Rahmat Saleh, Nevi Zuairina, Nurhayati Subakat, dan Harneli Bahar. Sementara itu, nominator untuk kategori lembaga mencakup Pertamina Patra Niaga Area Sumbar, Hutama Karya, Angkasa Pura BIM, PT Semen Padang, Bank BNI, Bank Nagari, BP BUMN, Kementrian Perhubungan, IKM, Polda Sumbar, JNE, dan Kodam XX Tuanku Imam Bonjol.

Almudazir menekankan bahwa peran JPS terbatas pada penyediaan fasilitas bagi tim perumus dalam menentukan penerima penghargaan. “Siapa tokoh dan lembaga yang nantinya ditetapkan sebagai penerima Medali of Honor JPS, mutlak ditentukan oleh Tim Perumus,” tegasnya. Penyerahan Medal of Honor dijadwalkan berlangsung dalam acara Doa Bersama untuk Kebangkitan, Pemulihan dan Kemaslahatan Umat.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.