Bukittinggi – Solidaritas untuk Palestina digaungkan oleh organisasi alumni SLTA se-Bukittinggi dan Agam angkatan 1988, Jam Gadang 88 (JG 88), melalui rencana penggalangan dana kemanusiaan. Ketua Umum terpilih Jam Gadang 88, Refnil Dodi, menegaskan bahwa aksi ini adalah wujud kepedulian terhadap krisis kemanusiaan yang terjadi di Palestina.
“Melihat penderitaan saudara-saudara kita di Palestina, kami merasa terpanggil untuk turut membantu meringankan beban mereka, dan ini wujud nyata kepedulian dan tanggung jawab kemanusiaan,” kata Refnil Dodi dalam rapat daring pengurus JG 88, Rabu (15/10/2025). Alumni SMA Negeri 1 Bukittinggi tahun 1988 itu menambahkan, penggalangan dana ini merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap sesama.
Rapat daring tersebut juga membahas persiapan pelantikan pengurus Jam Gadang 88 periode 2025–2028 yang akan dilaksanakan di Istana Bung Hatta, Bukittinggi, Sabtu (18/10/2025). Refnil Dodi menjelaskan, pelantikan ini direncanakan dihadiri oleh Gubernur Sumatera Barat, Wali Kota Bukittinggi, dan Bupati Agam.
“Kami sudah beraudiensi dengan Bapak Gubernur, dan beliau menyatakan kesediaannya untuk hadir sekaligus menerima secara simbolis bantuan kemanusiaan dari anggota Jam Gadang 88 untuk rakyat Palestina,” jelasnya.
Selain pengumpulan dana untuk Palestina, Refnil Dodi menambahkan, pengurus Jam Gadang 88 dan Yayasan Jam Gadang 88 juga akan menyalurkan bantuan Mushaf Al-Qur’an kepada rumah-rumah tahfidz dan Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA) di wilayah Kota Bukittinggi dan Kabupaten Agam. “Gubernur juga berpesan, agar Jam Gadang 88 lebih banyak melakukan kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat, dan mendukung program pembangunan Provinsi Sumbar,” ungkapnya.
Ketua Panitia Pelantikan, Witra Neldi, menjelaskan bahwa pelaksanaan acara di Bukittinggi didasari keinginan sebagian besar anggota agar kegiatan organisasi lebih berfokus di kampung halaman. “Banyak anggota yang berharap kegiatan JG 88 dipusatkan di Bukittinggi dan Agam, sehingga wajar bila pelantikan kali ini dilaksanakan di sini,” ujarnya. Witra Neldi menambahkan, persiapan panitia sudah mencapai 80 persen dan gladi resik akan dilaksanakan pada Jumat malam menjelang hari pelantikan. “Organisasi Jam Gadang 88 berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan, baik bagi masyarakat Bukittinggi–Agam, maupun untuk isu-isu global seperti Palestina,” pungkasnya.










