Tebingtinggi Barat – Jalan poros sepanjang 2 kilometer yang menghubungkan Desa Tanjung Peranap dan Desa Mengkikip, Kepulauan Meranti, Riau, rusak parah dan tergenang air. Kondisi ini mengganggu aktivitas warga sehari-hari.
Jalan yang menjadi akses utama masyarakat ke Pulau Sumatera ini, diharapkan segera diperbaiki.
Sekretaris Dinas PUPR Kepulauan Meranti, Rahmat Kurnia mengakui kerusakan jalan. Namun, anggaran perbaikan belum tersedia tahun ini.
PUPR berencana melakukan pemeliharaan jalan pada tahun 2026. Pemeliharaan awal akan fokus pada perataan jalan.
Pemerintah membuka opsi kolaborasi dengan PT Imbang Tata Alam (ITA) melalui program CSR. Sayangnya, belum ada usulan perbaikan jalan dari perusahaan tersebut.
Koordinator CSR EMP, Arip Hidayatuloh membenarkan belum ada rencana perbaikan jalan. Pihak desa juga belum mengajukan usulan.










