Jakarta – Prof. Martin Kustati kembali memimpin UIN Imam Bonjol Padang untuk periode 2025-2029. Ia resmi dilantik sebagai rektor pada Rabu (31/7/2025).

Pelantikan berlangsung di Kantor Kementerian Agama, Jakarta. Ini menjadi periode kedua bagi Martin menjabat sebagai rektor UIN Imam Bonjol Padang.

Menteri Agama RI, Prof. Nasaruddin Umar, menyampaikan harapannya agar Martin dapat menjaga ketenangan kampus.

“Dulu kita merasa aman karena kekuatan masyarakat belum terlalu kuat. Sekarang situasinya sudah sangat berubah,” ujar Nasaruddin usai pelantikan.

Martin Kustati lahir di Manna, Bengkulu Selatan, pada 18 Agustus 1973. Ia merupakan guru besar bidang TESL di UIN Imam Bonjol.

Alumni Universitas Terbuka ini meraih gelar S2 di Universitas Negeri Padang dan S3 di Universitas Kebangsaan Malaysia.

Sebelumnya, Martin pernah menjabat sebagai Sekretaris Prodi Tadris Bahasa Inggris hingga Direktur Pascasarjana (2021).

Martin juga aktif di berbagai organisasi, termasuk Pengurus Pusat Asosiasi Dosen Penggerak dan Wakil Ketua Ikatan Cendikiawan Muslim se-Indonesia (ICMI).

Ia mencatatkan sejarah sebagai rektor perempuan pertama di IAIN atau UIN Imam Bonjol Padang.

Selain Martin, Menteri Agama juga melantik sejumlah rektor dan ketua STAKN lainnya. Di antaranya Rektor UIN Mataram Masnun, Rektor UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten Mohamad Isom, Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Ilfi Nur Diiana, dan Ketua STAKN Mesias Sorong Habel S.J. Rieuwpassa.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.