Bandung – Kepala Bisnis Syariah Bank Jago, Waasi Sumintardja, mengungkapkan bahwa kartu debit Jago Syariah Visa telah digunakan untuk bertransaksi di 154 negara. Peningkatan penggunaan Jago Syariah di berbagai negara ini didorong oleh kebutuhan nasabah untuk mengelola keuangan secara syariah, khususnya untuk tujuan ibadah haji dan umrah.

Waasi menyatakan bahwa transaksi utama Jago Syariah menariknya justru terjadi di Arab Saudi. Di sana, kartu debit Jago Syariah Visa telah dimanfaatkan di lebih dari 5.393 merchant, meliputi layanan transportasi, akomodasi, restoran, hingga aplikasi resmi seperti Nusuk dan MOFA.

Nasabah memanfaatkan kartu debit ini untuk beragam transaksi, mulai dari pembelian tiket penerbangan, kereta Haramain, hingga belanja oleh-oleh. Sepanjang tahun 2024, Jago Syariah mencatat volume transaksi kartu debit Jago Syariah Visa di Arab Saudi meningkat signifikan sebesar 205 persen dibandingkan tahun sebelumnya, sementara nilai transaksinya tumbuh 75 persen.

Secara keseluruhan, Jago Syariah melaporkan bahwa volume transaksi per Agustus 2025 melonjak hampir empat kali lipat dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Adapun nilai transaksi pada Agustus 2025 juga menunjukkan pertumbuhan 163 persen.

Selain transaksi kartu debit, meningkatnya kebutuhan finansial untuk tujuan keagamaan juga tercermin melalui fitur Kantong. Waasi menyebutkan lima tujuan penggunaan Kantong terbanyak adalah untuk dana darurat, rumah, umrah dan haji, keluarga, serta pernikahan. Dari Januari hingga Agustus 2025, tercatat lebih dari 50 ribu Kantong yang memiliki tujuan spesifik berkaitan dengan keagamaan.

Jago Syariah juga telah menjalin kerja sama dengan ekosistem Bibit dan Stockbit melalui layanan Rekening Dana Nasabah (RDN). Layanan ini dihadirkan untuk memungkinkan nasabah berinvestasi pada instrumen pasar modal yang sesuai dengan prinsip syariah.

Komentar

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.