Kroasia – Mantan gelandang tim nasional Kroasia dan FC Barcelona, Ivan Rakitic, resmi mengumumkan gantung sepatu dari dunia sepak bola. Ia menyatakan penyesalan terbesarnya adalah menolak kesempatan bergabung dengan Juventus pada 2019, meskipun kala itu ia mendapat telepon langsung dari megabintang Cristiano Ronaldo.
Rakitic, yang akan mundur dari lapangan hijau pada akhir musim 2024/2025 setelah membela Hajduk Split sebagai tim terakhirnya, mengungkapkan hal tersebut dalam sebuah wawancara bersama Gazzetta. Ia mengaku sangat mengidamkan untuk bisa bermain di Italia, namun impian itu tak pernah terwujud.
Meskipun mendapatkan tawaran menggiurkan, termasuk panggilan personal dari Ronaldo, Rakitic memiliki alasan kuat untuk menolak. Ia menyebut tingginya biaya transfer saat itu serta komitmennya yang masih kuat bersama FC Barcelona sebagai faktor utama.
Eks gelandang Sevilla ini menjelaskan ketertarikannya pada sepak bola Italia didasari kekagumannya terhadap kultur dan gaya hidup di Negeri Pizza. Selain itu, ia juga mengagumi sosok Gennaro Gattuso yang pernah melatihnya di Hajduk Split, yang menurutnya Italia memiliki banyak pelatih hebat.
Selama kariernya, Rakitic telah mencetak sejarah bersama timnas Kroasia. Ia turut membawa negaranya mencapai final Piala Dunia 2018 dan bermain di seluruh pertandingan. Momen penting termasuk mencetak gol saat Kroasia mengalahkan Argentina yang dipimpin Lionel Messi 3-0 di babak grup, serta menjadi penentu kemenangan melalui adu penalti kontra Denmark dan Rusia di fase gugur.
Di level klub, nama Rakitic melambung tinggi bersama FC Barcelona. Ia berhasil memenangi empat gelar LaLiga (musim 2014/2015, 2015/2016, 2017/2018, dan 2018/2019) serta satu gelar Liga Champions pada musim 2014/2015. Dalam final Liga Champions 2014/2015 melawan Juventus, Rakitic juga mencetak gol pembuka yang membantu Barcelona meraih kemenangan 3-1.










