Italia – Mantan pembalap Ferrari, Eddie Irvine, menyatakan keinginannya agar juara dunia empat kali, Max Verstappen, suatu hari membela tim Ferrari. Irvine menilai, kemitraan antara pembalap Red Bull itu dengan skuat legendaris asal Italia akan menjadi kolaborasi yang sensasional. Harapan ini diungkapkan Irvine pada Minggu (14/9).
Verstappen sendiri belum menutup kemungkinan untuk pindah ke Ferrari, terlebih setelah mengamankan kemenangan di Grand Prix Italia. Meskipun terikat kontrak dengan Red Bull hingga 2026, pembalap Belanda itu mengaku masih mempertimbangkan berbagai peluang dan belum menentukan batas waktu kariernya di Formula 1. Irvine percaya, peluang bagi Verstappen untuk mengenakan seragam merah selalu terbuka di masa depan.
Keinginan Irvine ini muncul sesaat setelah ia menilai langkah Lewis Hamilton ke Ferrari sebagai keputusan yang sulit. Hamilton menjalani musim debut yang berat bersama tim asal Maranello tersebut, tanpa sekalipun naik podium dalam 16 balapan pertamanya.
Pembalap Inggris berusia 40 tahun itu bahkan sering dikalahkan rekan setimnya, Charles Leclerc. Penampilan perdananya di Monza hanya menghasilkan finis keenam, meskipun start dari posisi ke-10 akibat penalti. Irvine menyebut usia Hamilton menjadi faktor penting dalam menurunnya performa tersebut.
Menurut Irvine, membalap untuk Ferrari memang memiliki tantangan berbeda dibandingkan tim lain. Ferrari bekerja sendirian di Italia tanpa penyerbukan silang seperti yang terjadi di tim-tim Inggris, yang membuat adaptasi pembalap baru menjadi lebih sulit dan penuh tekanan. Irvine membandingkan situasi ini dengan era Michael Schumacher, yang harus menunggu empat tahun untuk membawa Ferrari meraih kesuksesan. Ia berharap Verstappen tidak menunda kepindahan seperti yang dilakukan Hamilton, karena kombinasi Ferrari dan Verstappen bisa menjadi kekuatan sensasional di Formula 1.










